News  

25 KK di Kuta Bima Segera Relokasi

Pj Bupati Cilacap, Yunita Dyah Suminar resmikan jembatan di Desa Kuta Bima, Cilacap, Kamis (12/1/2023). Pj Bupati janjikan relokasi 25 keluarga korban tanah longsor di Kuta Bima segera dilakukan. (doc)

CILACAP – Pemerintah Kabupaten Cilacap mengagendakan agar 25 KK di Desa Kuta Bima Kecamatan Cimanggu, bisa segera relokasi ke tempat aman. Karena tempat tinggal warga masuk dalam kawasan zona rawan gerakan tanah.

Desa Kuta Bima Kecamatan Cimanggu tersapu banjir bandang dan longsor pada Kamis (31/3/2022). Longsor mengakibatkan rumah warga rusak. Sejumlah ruas tertimbun longsor dan 1 jembatan penghubung 2 desa tersapu banjir.

Pasca kejadian, pemerintah melalui BPBD Cilacap melalukan rehabilitasi atas fasilitas umum. Karena ada 1 jembatan hanyut yang menjadi penghubung 2 desa. Selain itu juga ada jalan yang rusak akibat tertimpa longsor. BPBD juga mencatat ada 25 KK di Kuta Bima yang harus segera relokasi.

Pj Bupati Cilacap, Yunita Dyah Suminar memastikan relokasi bagi 25 KK warga Desa Kuta Bima, harus segera terwujud.

“As soon as possible,” katanya saat melakukan peninjauan di Desa Kuta Bima, Kamis (12/1/2023).

Dia menambahkan, sudah ada 2 lahan untuk relokasi warga Desa Kuta Bima tersebut. Masing-masing berada di Dusun Citulang dan Cibumi. Keduanya juga sudah ada survey dari Pusat Vulkanologi Mitigasi dan Bencana Geologi.

“Sudah ada rekomendasi tertulis yang ini berarti ada kajian-kajian ilmiah,” katanya.

Namun pemerintah belum memutuskan lokasi mana yang akan menjadi lahan relokasi. Pihaknya masih akan memilih yang terbaik. Salah satu indikatornya adalah tingkat keamanan dan kenyamanan bagi warga.

“Tempatnya juga harus membuat nyaman orang secara mental dan lokasi nyaman. Jangan sampai mereka pindah tempat tapi tidak nyaman,” kata dia.

“Kita akan cari juaranya. Misal Citulang karena pertimbangan resikonya lebih kecil,” tambahnya.

Terkait relokasi 25 KK warga Kuta Bima, anggaran akan menggunakan APBD Kabupaten Cilacap dari alokasi anggaran dana tidak terduga karena terkait bencana.

Rombongan Pj Bupati bersama Forkompinda Cilacap sempat melihat lokasi bencana dan lahan untuk relokasi. Pj Bupati juga meresmikan jembatan baru penghubung 2 desa. (*)