CILACAP – Siklon Freddy yang muncul di Samudra Hindia, menimbulkan angin kencang hingga rusak rumah warga di Desa Ujung Manik Kecamatan Kawunganten, Cilacap, Kamis (9/2/2023). Bencana angin kencang karena siklon Fredy ini membuat 1 orang luka ringan.
Informasi BMKG menyebutkan, pada Kamis terjadi badai siklon tropis TC FREDDY. Tepatnya di sekitar 910 KM sebelah selatan barat daya Denpasar. Siklon ini membawa dampak berupa potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai angin kencang.
Wilayah terdampak antara lain Lampung, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah dan Yogyakarta.
Dan sekitar pukul 14.00, hujan deras melanda wilayah Cilacap. Termasuk Kecamatan Kawunganten yang secara geografis dekat dengan garis pantai. Angin kencang muncul mengikuti hujan deras di wilayah tersebut.
Kepala Pelaksana BPBD Cilacap, Wijonardi menjelaskan, siklon Freddy ini menimbulkan angin kencang dan hajar rumah warga. Tercatat ada MI Ma’Arif rusak karena atap tersapu angin kencang. Selain itu ada 20 rumah warga rusak di bagian atap.
Sementara warga yang mengalami luka ringan, langsung mendapatkan pertolongan di puskesmas terdekat. Namun demikian, dia belum bisa menyebut kerugian akibat kejadian ini.
“1 orang luka ringan dan sudah mendapatkan perawatan medis,” katanya.
Wijonardi menambahkan, BPBD Cilacap langsung menerjukan tim usai “kedatangan” siklon Freddy menimbulkan hujan deras dan hajar rumah warga ini. Petugas mendata seluruh kerusakan dan mengambil sejumlah langkah.
“Saat ini tim masih melakukan assesment dan koordinasi tanggap darurat guna penghitungan kerugian, kebutuhan mendesak dan rencana operasi dengan Pemerintah Desa Ujung Manik,” tegasnya.
Angin kencang sebelumnya juga melanda Desa Cisuru dan Mekarsari Kecamatan Cipari, Cilacap, Selasa (7/2/2023). Akibatnya, 5 rumah rusak sedang dan 14 rusak ringan. Petugas memastikan tidak ada korban jiwa akibat angin kencang tersebut. (*)






