SUMBAR – Basarnas melaporkan korban tewas akibat banjir dan tanah longsor di Sumatera Barat (Sumbar) bertambah menjadi 26 orang. Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii menyampaikan perkembangan terbaru ini melalui siaran langsung akun Instagram Basarnas. Ia menyatakan, “Meninggal dunia 26 orang.”
Syafii menjelaskan petugas mengevakuasi 29.152 warga dari wilayah terdampak. Ia menegaskan bahwa tim berfokus mencari warga hilang agar data korban tewas dan penyintas tercatat akurat. Ia menambahkan, “Masih dalam pencarian 12 orang Jumat (28/11/2025).“
BNPB sebelumnya mencatat korban tewas di Sumbar berjumlah 23 orang. Basarnas memperbarui data tersebut setelah tim menemukan tambahan jenazah di beberapa titik pencarian.
Selain Sumbar, BNPB juga merinci peningkatan jumlah korban di Sumatera Utara (Sumut). Suharyanto menyampaikan perkembangan itu dalam konferensi pers daring dan berkata, “Per hari ini, sore ini, kami mendata untuk seluruh Provinsi Sumatera Utara korban meninggal ada 116 jiwa, kemudian 42 jiwa masih dalam pencarian.”
Suharyanto memastikan Sumut menjadi wilayah terdampak paling parah. Ia menegaskan bencana telah memasuki hari keempat dan penanganan masih berlangsung untuk mencegah tambahan korban sambil menuntaskan pencarian warga hilang. (*)
