JAKARTA – Whey protein menjadi salah satu suplemen populer yang banyak orang gunakan untuk mendukung olahraga ketahanan. Suplemen ini membantu meningkatkan sintesis protein otot sekaligus mendorong pertumbuhan massa otot tanpa lemak.
Manfaat whey protein tidak hanya sebatas mendukung pembentukan otot. Konsumsi suplemen ini juga dapat membantu menurunkan berat badan dan kolesterol. Banyak pakar menilai whey protein sebagai sumber protein lengkap karena mengandung sembilan asam amino esensial.
Whey protein merupakan cairan yang terpisah dari susu saat proses pembuatan keju. ubuh mencerna whey protein dengan mudah dan usus menyerapnya lebih cepat daripada protein lain. Kondisi ini menjadikannya salah satu sumber protein makanan terbaik. Tiga jenis utama whey protein yang beredar di pasaran ialah konsentrat (WPC), isolat (WPI), dan hidrolisat (WPH).
Beberapa manfaat whey protein bagi kesehatan antara lain:
- Meningkatkan pertumbuhan otot
Whey protein kaya asam amino leusin yang efektif mendorong pertumbuhan otot. Kandungan ini juga membantu mencegah hilangnya massa otot akibat usia serta meningkatkan kekuatan. - Membantu menurunkan berat badan
Konsumsi whey protein dapat menekan nafsu makan, meningkatkan metabolisme, dan menjaga massa otot saat diet. Jenis protein ini dinilai lebih efektif dalam pembakaran lemak dibandingkan protein lain. - Mengurangi peradangan
Penelitian menunjukkan whey protein dosis tinggi dapat menurunkan protein C-reaktif (CRP), penanda utama peradangan dalam tubuh. - Menurunkan kolesterol
Beberapa studi menemukan konsumsi whey protein rutin dapat menurunkan kolesterol total dan LDL, meski masih dibutuhkan penelitian lanjutan untuk memastikan hasilnya.
Selain protein, whey protein juga mengandung karbohidrat, lemak, serta vitamin dan mineral dalam jumlah kecil. Pemilihan jenis whey protein perlu disesuaikan dengan kebutuhan, apakah WPC yang lebih terjangkau, WPI yang tinggi protein, atau WPH yang lebih mudah dicerna.
Untuk hasil optimal, ahli merekomendasikan konsumsi whey protein 25–30 gram setiap kali makan, serta setidaknya 3 gram leusin setelah olahraga. Mengonsumsi dalam waktu dua jam setelah latihan intens dapat membantu mempercepat pemulihan otot. (*)
