ACEH – Napi Kutacane yang kabur dan tertangkap kembali, sempat alami kekerasan dari oknum petugas. Napi ini menerima pukulan tangan kosong dari oknum, saat dia tengah digiring kembali ke dalam lapas. Aksi pemukulan oleh oknum petugas ini terjadi di tengah jalan dan terekam jelas oleh kamera netizen.
Peristiwa mengemparkan terjadi di Lapas Kutacane Kabupaten Aceh, yakni saat puluhan napi kabur. Mereka melarikan diri dengan cara lompati pagar utama, atau naik ke atap lapas. Aksi ini terjadi hanya beberapa saat sebelum waktu buka puasa, Senin (10/3/2025).
Informasi yang beredar menyebutkan, para napi menggunakan berbagai metode untuk meloloskan diri. Ada yang melompati pagar depan lapas, memanjat tembok, hingga membobol atap sebagai jalur pelarian.
Petugas jaga di pintu gerbang, semula hanya sendirian. Dia yang mengenakan kaos warna hijau, hanya bisa melihat para napi ini kabur. Lalu datang 2 orang lainnya dan segera menutup pintu utama.
Sementara petugas lainnya, berlarian ke luar lapas dan mencari para napi. Nampak ada 2 napi yang berhasil diamankan petugas. Dan petugas menggiring mereka kembali ke dalam lapas.
Akun tiktok @elpikasari30 memperlihatkan detik-detik napi kabur namun tertangkap kembali oleh petugas Lapas Kutacane.
Semula, ada petugas berkaos putih yang sudah memegang napi yang kabur tersebut. Mereka menyeberang ruas jalan yang terpisah dalam 2 jalur tersebut. Tepat di tengah, datang 2 petugas lainnya. Dan salah satu oknum tersebut, lalu menyambut napi yang kabur dan tertangkap kembali itu dengan “salam dari binjai”.
Video lain memperlihatkan upaya petugas lapas bersama warga berusaha mengangkap napi kabur. Salah satunya dengan melemparkan batu ke arah napi yang berusaha kabur melalui atap.
Sebagian dari para napi yang kabur ini, tertangkap kembali oleh petugas lapas bersama aparat lainnya. Informasi menyebutkan, setidaknnya 50 napi Lapas Kutacena, Aceh berhasil kabur. Namun petugas berhasil menangkap kembali sebanyak 12. Sumber lain menyebut petugas berhasil menangkap sekitar 15 napi. (*)
