• Jum. Jun 19th, 2026

Pencarian KMP Tunu Pratama Jaya Masuki Hari Kedelapan, Cuaca Masih Menjadi Kendala Besar

Deputi Operasi dan Kesiapsiagaan BASARNAS, R. Eko Suyatno menjelaskan area pencarian KMP Tunu Pratama Jaya. Operasi SAR di Selat Bali ini terkendala cuaca yang kurang bersahabat. (doc/basarnas)

BANYUWANGI – Pencarian korban tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya di perairan Selat Bali kembali berlanjut. Ini sejalan dengan keputusan Basarnas untuk memperpanjang proses pencarian KMP Tunu Pratama Jaya. Namun, cuaca buruk masih menjadi kendala besar dalam proses pencarian.

Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (BASARNAS) menyebutkan, kondisi cuaca di lokasi pencarian KMP Tunu Pratama Jaya, sangat menyulitkan. Yakni adanya awan tebal, tiupan angin berkecepatan 4 hingga 25 knot, serta gelombang tinggi antara 2,5 hingga 4 meter. Arus permukaan pun cukup kuat, dengan kecepatan mencapai 2,4 meter per detik.

Deputi Operasi dan Kesiapsiagaan BASARNAS, R. Eko Suyatno menjelaskan, tim pencari bawah air (SRU under water) tetap melakukan observasi dasar laut meski dalam kondisi cuaca ekstrem. Tim ini berada di bawah supervisi Danguspurla Koarmada II.

“SRU hari ini menurunkan kamera bawah air hingga kedalaman 35 meter. Namun arus bawah laut yang kuat membuat kamera hanyut. Sebelum hilang kendali, kamera sempat merekam objek yang berada di kedalaman 48 hingga 49 meter,” ungkap Eko Suyatno.

Di sisi lain, pencarian oleh SRU laut di sektor selatan dan pemantauan SRU darat di sepanjang pesisir belum menemukan tanda-tanda korban tambahan hingga sore hari.

Tim SAR mencatat sebanyak 65 orang menjadi korban dalam insiden tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya. Hingga kini, petugas sudah menemukan 42 korban, terdiri dari 30 orang selamat dan 12 orang meninggal dunia.

Satu jenazah yang ditemukan pada hari ini berhasil diidentifikasi sebagai Putu Mertayasa (43), warga Buleleng, Bali. Proses identifikasi melibatkan tim DVI dari SIDOKKES POLRESTA Banyuwangi dan BIDDOKKES POLDA Jatim.

Sementara itu, di Posko Gabungan ASDP Ketapang, pihak Polresta Banyuwangi bersama Pemerintah Daerah terus memberikan layanan trauma healing kepada keluarga korban. Mayoritas dari kelaurga ini masih menanti kabar terbaru dari keluarga mereka.

Upaya pencarian KMP Tunu Pratama Jaya berlanjut dengan mempertimbangkan faktor keselamatan anggota Tim SAR saat menjalankan tugas. (*)

By