BANYUWANGI – Memasuki hari ke-9 operasi pencarian korban tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya, sebanyak 20 penumpang KMP Tunu Pratama Jaya masih hilang. Hingga Kamis (10/7/2025) petang, tim SAR gabungan telah menemukan total 45 korban, terdiri dari 30 selamat dan 15 meninggal dunia.
Anggota Tim SAR berhasil temukan tiga jenazah terbaru pada lokasi berbeda. Mereka telah mengevakuyasi korban ke RSUD Blambangan di Banyuwangi, guna proses identifikasi. Tim DVI Polda Jawa Timur memastikan ketiganya merupakan korban kecelakaan laut tersebut. Polda Jawa Timur memastikan ketiga korban merupakan penumpang KMP Tunu Pratama Jaya.
Korban ke-41 teridentifikasi sebagai Novan Hardiansyah (14), warga Singojuruh, Banyuwangi. Untuk korban ke-43 teridentifikasi bernama Sofian Wibowo (18), warga Banjarnegara, Jawa Tengah. Sementara korban ke-45 adalah Fauzey bin Awang (55), warga negara Malaysia.
Sebelumnya sempat beredar kabar ada WNA Malaysia yang menjadi penumpang KMP Tunu Pratama Jaya dan belum ada kabar. Basarnas lalu mengecek data manifest penumpang kapal tersebut. Petugas baru menemukan Fauzey bin Awang perairan Pantai Perancak, Bali.
Deputi Operasi dan Kesiapsiagaan BASARNAS, R Eko Suyatno menjelaskan, proses evakuasi korban ke 43 berjalan cukup lama karena faktor cuaca. Petugas baru bisa mengevakuasi jenasah pada pukul 22.30 WIB, akhirnya jenazah dan membawa ke Pantai Satelit Muncar.
Eko Suyatno menyampaikan apresiasi kepada seluruh tim SAR yang terlibat. Mulai dari personil TNI, POLRI, relawan hingga nelayan yang ikut melakukan pencarian penumpang KMP Tunu Pratama Jaya yang masih hilang. Basarnas mengimbau masyarakat dan nelayan untuk melaporkan temuan mencurigakan di laut.
Sementara itu, KRI Spica 934 dari Koarmada II kembali mengonfirmasi adanya objek di dasar laut. Petugas meyakini objek tersebut sebagai badan kapal KMP Tunu Pratama Jaya. Objek tersebut berada di kedalaman 49–52 meter dengan panjang sekitar 67,4 meter dan lebar 12 meter. Namun, arus bawah laut yang kuat hingga mencapai 3 knot menyulitkan proses pemindaian lanjutan. (*)






