• Kam. Jun 18th, 2026

Pengamanan Maksimal Menjelang Aksi Demo Tanggal 25 Agustus 2025

Suasana politik nasional kembali memanas menjelang aksi demo tanggal 25 Agustus 2025. Warga menyerukan demonstrasi yang ramai beredar di media sosial, sehingga aparat kepolisian bergerak cepat menyiapkan pengamanan.(doc/instagram)

JAKARTA – Suasana politik nasional kembali memanas menjelang aksi demo tanggal 25 Agustus 2025. Warga menyerukan demonstrasi yang ramai beredar di media sosial, sehingga aparat kepolisian bergerak cepat menyiapkan pengamanan.

Sejak Senin pagi, polisi menerapkan pengamanan super ketat di sekitar Gedung DPR/MPR RI, Senayan, Jakarta menjelang aksi demo.

Tak hanya ribuan aparat yang bersiaga, mereka memasang pagar besi setinggi 2 meter di sekeliling kompleks DPR, dilumuri oli hitam untuk mengantisipasi pendemo memanjat selama aksi demo.

Aparat membuat pagar licin dan memasang barikade beton berlapis-lapis untuk menutup akses masuk utama, sebagai langkah pengamanan dalam aksi demo tanggal 25.

Persiapan Aparat dan Pemantauan Media Sosial

Pantauan di media sosial menunjukkan ratusan kendaraan taktis, termasuk Barracuda, water cannon, dan mobil pengurai massa, berjajar rapi di Jalan Gatot Subroto, mendukung pengamanan aksi demo.

Aparat kepolisian dari Brimob, Sabhara, hingga Polwan bersiaga di berbagai titik strategis untuk menghadapi kerumunan dalam aksi demo.

Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro, memastikan seluruh personel siap bertindak persuasif, namun tegas jika terjadi aksi anarkis selama aksi demo.

“Kami mengedepankan langkah humanis. Namun, bila ada yang mencoba menerobos atau merusak fasilitas negara, aparat tak akan tinggal diam,” ujarnya, menegaskan kesiapan menghadapi aksi demo tanggal 25.

Ajakan aksi demo mendominasi jagat maya beberapa hari terakhir. Warganet membagikan poster dan video pendek di platform X, Instagram, hingga WhatsApp, menyerukan masyarakat turun ke jalan.

Sebagian unggahan menyinggung dekrit Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur) tahun 2001, yang sempat membekukan DPR. Netizen mengaitkan hal itu sebagai referensi dalam konteks aksi demo tanggal 25.

Tagar #DekritGusDur menembus trending topic, menandakan isu ini masih memiliki gaung di hati publik menjelang aksi demo.

Meski begitu, sejumlah organisasi besar menegaskan tak ikut serta. Partai Buruh memastikan agenda aksi mereka berbeda. Begitu juga BEM SI memilih menunggu momen lain, sementara aparat tetap menyiapkan pengamanan untuk aksi demo tanggal 25. (*)

By