Sport  

PSSI Menyerah Kejar Naturalisasi Jairo Riedewald? Ini Kata Erick Thohir

Jairo Riedewald saat masih bermain di Premier League. Proses naturalisasi Jairo Riedewald terkendala surat yang belum lengkap. (doc/instagram)

JAKARTA – Publik tanah air harus bersiap menerima kenyataan pahit karena PSSI mulai kendur dalam mengejar naturalisasi Jairo Riedewald. Sampai saat ini, dokumen pendukung naturalisasi belum selesai, meski PSSI sudah mengerahkan seluruh sumber daya. Termasuk menemui sejumlah pengacara untuk mempercepat proses mengurus administrasi pemain yang pernah merumput di Liga Premier tersebut.

Jairo Riedewald, menjadi gelandang idaman Timnas Indonesia berkat skilnya yang sangat mumpuni. Pemain ini juga kenyang pengalaman setelah malang melintang di Eredivisie, Premier League dan terakhir bersama Royal Antwerp FC di Liga Belgia.

Sayang, harapan untuk meyaksikannya tergabung di Tim Garuda, belum bisa terwujud dalam waktu dekat. Bahkan ada kesan, PSSI mulai angkat bendera putih dalam mengejar naturalisasi Jairo Riedewald.

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir mengatakan, kendala paling besar saat ini adalah masalah surat menyurat. Meskipun, ini bukan yang pertama dengan memperbandingkan proses Martin Paes.

“Kita tahu, proses dengan Martin Paes sampai 8 bulan,” katanya.

“Jairo kebetulan sudah sangat wellcome, tapi surat-surat belum kuat,” katanya.

Dia mengaku sudah mengambil langkah dengan sejumlah pengacara. Namun tetap saja, belum ada titik terang agar naturalisasi Jairo Riedewald bisa cepat terwujud.

“Kita sudah diskusi degan beberapa lawyer tapi belum ketemu (cara),” katanya.

PSSI lalu mengambil langkah, yakni menunggu. Sampai kemudian seluruh persyaratan administrasi bisa terkumpul sepenuhnya. Ini menjadi langkah paling realistis agar PSSI tidak bermasalah saat pengajuan naturalisasi Jairo Riedewald ke FIFA.

“Kita tidak mau ajuan kita kepada FIFA di tolak. Akhirnya FIFA tidak percaya lagi kepada kita, seolah-olah kita memaksakan,” tegasnya.

Saat ini, pemain di lini tengah Timnas Indonesia mulai terbentuk. Nama-nama andalan seperti Tom Haye, Ivar Jenner, Nathan, Mark Klock, Ricky Kambuaya, Eggy Maulana Vikry dan Witan Sulaiman. Hanya saja, Erick menilai lini tengah saat ini belum cukuk kuat hingga perlu tambahan amunisi. (*)