Kapal Virgo Transpor 8 Tenggelam Akibat Cuaca Buruk, 114 Orang Dievakuasi

Salah satu sekoci berisi penumpang selamat dari Kapal Virgo Transport 8, terapung-apung di Laut Jawa. Kapal Virgo Transport 8 tenggelam akibat hantaman ombak saat cuaca buruk. (doc/basarnas)

BANJARMASIN – Kapal Virgo Transport 8 tenggelam akibat cuaca buruk saat berlayar dari Surabaya menuju Banjarmasin. Kapal Roro Penumpang KMP Virgo Transport 8 membawa 243 orang sebelum mengalami kondisi miring atau listing dan kehilangan kontak di sekitar perairan Masalembo, Laut Jawa, pada Minggu (13/9/2026) sekitar pukul 02.00 waktu setempat.

Berdasarkan data manifes dari Kementerian Perhubungan, KMP Virgo Transport 8 membawa 30 kru, 27 mitra kerja kapal, 59 penumpang dewasa, satu anak-anak, serta 126 sopir dan kernet. Kapal tersebut juga mengangkut 89 unit kendaraan.

KMP Virgo Transport 8 berbendera Indonesia dengan bobot 8.540 GT. Nakhoda Arief Yunianto memimpin pelayaran kapal yang dioperasikan PT Virgo Karya Shipping tersebut.

Kapal berangkat dari Pelabuhan Surabaya pada 12 September 2026 pukul 06.52 waktu setempat dengan tujuan Pelabuhan Banjarmasin. Dalam perjalanan, kapal menghadapi cuaca buruk sebelum mengalami listing dan kemudian kehilangan kontak di sekitar perairan Masalembo.

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengatakan tim SAR telah mengevakuasi 114 orang. Dari jumlah tersebut, 108 orang selamat dan enam orang meninggal dunia.

“Total yang sudah ditemukan adalah 114 orang, dengan rincian 108 yang selamat dan enam yang meninggal dunia,” kata Dudy dalam konferensi pers di Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin, Kalimantan Selatan.

Tim SAR menggunakan sejumlah kapal untuk mengevakuasi para korban. Sebagian besar korban kemudian dibawa ke Banjarmasin.

Tim SAR masih melanjutkan pencarian korban lainnya. Pemerintah juga terus memperbarui data korban seiring berlangsungnya proses pencarian dan evakuasi. (*)