JAKARTA – Banyak orang di Asia Tenggara memilih mengonsumsi buah manggis (Garcinia mangostana) karena rasa manis dan segarnya. Selain itu, mereka juga mulai memanfaatkan kulit manggis yang kaya kandungan nutrisi. Para peneliti mengungkapkan bahwa kulit manggis mengandung senyawa xanthone yang berfungsi sebagai antioksidan kuat. Dengan mengonsumsi kulitnya, kita bisa merasakan langsung manfaat kulit manggis dalam melindungi tubuh dari radikal bebas.
Ahli gizi telah menjelaskan bahwa kulit manggis berasal dari kandungan nutrisi penting, seperti xanthone, vitamin C, serat, dan mineral seperti kalium, magnesium, serta kalsium. Para dokter menyarankan pasien dengan risiko penyakit jantung untuk mengonsumsi kulit manggis secara rutin. Mereka membuktikan bahwa kulit manggis mampu menurunkan peradangan dan mencegah oksidasi kolesterol LDL.
Pakar kesehatan menyarankan penderita diabetes untuk mengonsumsi kulit manggis. Mereka membuktikan bahwa kulit manggis membantu mengontrol kadar gula darah melalui peningkatan sensitivitas insulin.
Manfaat Kulit Manggis Berasal Dari Kandungan Xanthone
Peneliti kanker menemukan bahwa kulit manggis berasal dari kandungan xanthone yang mampu menghambat pertumbuhan dan mempercepat kematian sel kanker (apoptosis). Dokter spesialis imunologi menganjurkan konsumsi kulit manggis karena kandungan vitamin C dan antioksidannya. Mereka menjelaskan bahwa kulit manggis bisa memperkuat sistem kekebalan tubuh terhadap infeksi.
Para dermatolog menggunakan ekstrak kulit manggis untuk melindungi kulit dari sinar UV dan radikal bebas. Mereka juga menyoroti kulit manggis yang membantu mencegah penuaan dini dan mengatasi jerawat. Penderita radang sendi dapat merasakan manfaat kulit manggis karena senyawa xanthone di dalamnya mampu mengurangi peradangan kronis yang memicu penyakit serius seperti kanker dan penyakit jantung.
Masyarakat yang mengonsumsi kulit manggis juga melaporkan peningkatan energi dan penurunan kelelahan. Mereka merasakan manfaat kulit manggis dari kandungan antioksidan, vitamin, dan mineral yang menunjang fungsi tubuh. Ahli pencernaan merekomendasikan kulit manggis untuk memperbaiki sistem pencernaan. Mereka menjelaskan bahwa manfaat kulit manggis berasal dari seratnya yang memperlancar buang air besar dan mendukung pertumbuhan bakteri baik.
Kulit Manggis Mempercepat Penyembuhan Luka
Beberapa orang memanfaatkan kulit manggis untuk mempercepat penyembuhan luka. Mereka mendapatkan kulit manggis dari sifat anti-inflamasi dan kandungan vitamin C yang mempercepat produksi kolagen. Kamu bisa mengolah kulit manggis dengan mencucinya, memotong kecil, lalu mengukus selama 3–5 menit. Setelah itu, blender kulit manggis bersama air dan rebus hingga matang untuk mendapatkan manfaat kulit manggis secara maksimal.
Bila rasa kulit manggis terlalu pahit, kamu bisa menambahkan sedikit gula sehat. Meski demikian, agar manfaat kulit manggis tetap optimal, penderita diabetes sebaiknya memilih pemanis seperti gula kelapa atau brown sugar. Studi Tropical Life Science Research (2020) mengungkapkan bahwa ekstrak kulit manggis memiliki efek anti-aging. Para peneliti menunjukkan kulit manggis dalam menangkal radikal bebas dan menjaga kekencangan kulit.
Ilmuwan juga membuktikan bahwa kulit manggis mampu menghambat enzim perusak kolagen dan elastin. Karena itu, banyak orang memanfaatkan kulit manggis sebagai solusi alami untuk menjaga kekenyalan kulit. Ahli kecantikan pun menyarankan penggunaan rutin ekstrak kulit manggis. Mereka percaya manfaat kulit manggis dapat menjadi alternatif aman dalam perawatan kulit dan pencegahan penuaan.
Walaupun manfaat kulit manggis sangat banyak, beberapa orang mungkin mengalami efek samping seperti alergi atau gangguan pencernaan. Oleh karena itu, kamu sebaiknya berkonsultasi dengan dokter sebelum rutin mengonsumsinya. (*)
