JAKARTA – Banyak masyarakat Indonesia, khususnya di Sulawesi, yang mengonsumsi daun gedi (Abelmoschus manihot L) sebagai sayuran bergizi. Mereka memanfaatkan manfaat daun gedi untuk menjaga kesehatan sehari-hari.
Para ahli gizi mengungkap bahwa manfaat berasal dari kandungan nutrisi seperti mangan, kalium, magnesium, zat besi, protein, serta vitamin A dan C. Kandungan tersebut memberi dampak positif pada kesehatan tubuh secara menyeluruh.
Masyarakat mulai mengenali manfaat daun gedi dalam menurunkan kolesterol jahat. Mereka mengolah daun ini sebagai lalapan, sayur bening, hingga jus herbal yang rutin dikonsumsi.
Manfaat Daun Gedi untuk Kesehatan
1. Membantu Melancarkan Haid
Perempuan yang mengalami haid tidak lancar mulai rutin minum air rebusan daun gedi. Mereka percaya bahwa manfaat bisa membantu memperlancar peredaran darah selama menstruasi.
Beberapa ibu yang baru melahirkan juga merasakan manfaat saat memasuki masa nifas. Meskipun demikian, kalangan medis masih terus meneliti efektivitasnya secara ilmiah.
2. Meredakan Nyeri
Praktisi pengobatan herbal menggunakan manfaat daun gedi untuk mengurangi rasa nyeri akibat keseleo atau terkilir. Mereka memanfaatkan senyawa analgesik dalam daun ini sebagai bahan jus alami.
Masyarakat sering merasakan langsung manfaat daun gedi sebagai pengurang nyeri ringan. Namun, ilmuwan masih meneliti mekanisme kerja senyawa tersebut untuk mendukung klaimnya.
3. Meningkatkan Fungsi Ginjal
Pasien nefropati diabetik mengonsumsi ekstrak daun gedi selama beberapa bulan dan merasakan perbaikan fungsi ginjal. Hal ini membuktikan bahwa manfaat daun gedi sangat membantu penderita gangguan ginjal akibat diabetes.
Beberapa dokter herbal juga mendukung penggunaan daun ini dalam terapi pendamping bagi pasien ginjal. Mereka percaya bahwa manfaat bisa mendukung regenerasi sel ginjal yang rusak.
4. Melawan Radikal Bebas
Tim peneliti dari studi tahun 2020 menemukan antioksidan kuat dalam ekstrak daun gedi. Mereka menyimpulkan bahwa manfaat mencakup kemampuan melawan radikal bebas.
Selain itu, para ilmuwan juga mencatat bahwa manfaat mencakup perlindungan terhadap hati melalui mekanisme hepatoprotektor. Zat ini membantu menjaga fungsi hati tetap optimal. (*)
