• Sab. Jun 20th, 2026

Kontroversi Tayangan Trans7 Memicu Reaksi Publik Karena Hina Kyai

Program Xpose Uncensored di Trans7 yang menyorot pondok pesantren dan kiai pada 13 Oktober 2025 memicu kontrovAlumni dan Pesantren Ambil Sikap Tegas Wakil Rais Syuriah PCNU Jakarta Utara.(doc/instagram)

JAKARTA – Program Xpose Uncensored di Trans7 yang menyorot pondok pesantren dan kiai pada 13 Oktober 2025 memicu kontroversi. Dalam tayangan penuh kontroversi ini, Xpose Uncensored di Trans7 sangat menyudutkan kehidupan santri dan hina kyai di pondok pesantren.

Alumni mengecam keras tayangan itu karena melecehkan kyai, institusi pesantren, dan santri. Mereka menuntut Trans7 menyampaikan permintaan maaf terbuka kepada masyayikh Pondok Pesantren Lirboyo. Selain itu, mereka juga mendesak agar video dihapus dari semua platform media Trans7.

Alumni menuntut program edukatif yang menampilkan tradisi pesantren agar publik memahami sumbangsih pesantren, mencegah kesalahpahaman. Banyak pihak menilai tayangan itu Trans7 ini justru hina kyai.

Warganet menanggapi tayangan ini dengan protes di media sosial. Tagar #BoikotTrans7 ramai bersliweran di Instagram dan X. Hingga Selasa (14/10/2025) pagi, lebih dari 137 ribu pengguna ikut menyoroti tayangan tersebut.

Alumni Lirboyo 2008, M Imaduddin, menyatakan kecewa. Ia menilai narasi yang menggambarkan kiai bermewah-mewah dan menerima amplop dari murid keliru.

“Sejak kemarin, kalau tidak salah jam 5, tayangan itu viral. Kami sebagai alumni kaget karena trans7 menarasikan kiai kita seolah-olah bermewah-mewah. Tayangan itu menampilkan kiainya kaya raya karena murid-muridnya memberikan amplop, lalu jalannya digambarkan ngesot,” kata Imaduddin.

Alumni dan Pesantren Ambil Sikap Tegas

Wakil Rais Syuriah PCNU Jakarta Utara itu menambahkan, para santri tentu sangat paham dengan tradisi pondok. Hingga saat tayang ini viral, para alumni Lirboyo sontak mengambil sikap yang sama. Terlebih lagi, tayangan di Trans7 ini sudah hina kyai mereka.

“Teman-teman alumni kita kumpul semalam setelah Isya. Kemudian kita koordinasi dengan pesantren Lirboyo, ya karena kita tidak mau bertindak tidak ada arahan dari Lirboyo. Akhirnya kita semalam harus menyatakan sikap,” katanya.

Alumni mengecam keras tayangan di Trans7 itu karena melecehkan dan hina kyai, institusi pesantren, dan santri. Mereka menuntut Trans7 menyampaikan permintaan maaf terbuka kepada masyayikh Pondok Pesantren Lirboyo.

Trans7 Minta Maaf

Trans7 mengeluarkan surat permohonan maaf resmi tertanggal 13 Oktober 2025 kepada Pondok Pesantren Lirboyo, khususnya PP Putri Hidayatul Mubtadiat.

“Kami dari TRANS7 dengan segala kerendahan hati menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada segenap Kyai dan Keluarga, para Pengasuh, Santri, serta Alumni Pondok Pesantren Lirboyo, khususnya di bawah naungan PP. Putri Hidayatul Mubtadiat,” demikian bunyi surat permintaan maaf dari Trans7.

Trans7 juga mengakui kalau tayangan itu sudah menimbulkan ketidaknyamanan. Mereka berkomitmen menayangkan program yang menampilkan nilai positif pesantren.

“Kami berharap pihak terkait menerima surat ini sebagai bentuk itikad baik dan komitmen kami untuk menjaga marwah lembaga pendidikan keagamaan, khususnya pesantren,” pungkas surat resmi tersebut. (*)

By