• Sen. Jun 22nd, 2026

Sekjen Peradi Bersatu: Salinan Ijazah Jokowi Ditutupi untuk Lindungi Data Pribadi

Sekretaris Jenderal Peradi Bersatu, Ade Darmawan, mengatakan instansi sengaja menutupi beberapa bagian Salinan Ijazah Jokowi.(doc)

JAKARTA – Sekretaris Jenderal Peradi Bersatu, Ade Darmawan, mengatakan instansi sengaja menutupi beberapa bagian Salinan Ijazah Jokowi. Penutupan itu melindungi data pribadi Presiden ke-7 RI, Joko Widodo. KPU menutupi tanda tangan rektor dan dekan serta tanggal lahir pada Salinan Ijazah Jokowi.

Ade menjelaskan penutupan itu juga mencegah pemalsuan. “Ade mengatakan, penggunaan data hanya oleh Pak Bonatua tidak menjadi masalah. Namun, jika dokumen lengkap diserahkan dan dipublikasikan pihak lain, risiko pemalsuan meningkat,” ujar Ade dalam program Rakyat Bersuara, Selasa (11/11/2025).

Ia menambahkan, Komisi Pemilihan Umum (KPU) menutup beberapa bagian Salinan Ijazah sebelum menyerahkannya kepada Bonatua Silalahi. “KPU mengikuti UU Perlindungan Data Pribadi. Data tanggal lahir termasuk informasi pribadi. KPU menutupnya agar tidak melanggar aturan,” kata Ade.

Peneliti Kebijakan Publik Bonatua Silalahi menilai KPU masih menutupi banyak informasi dalam Salinan Ijazah Jokowi. Ia menyatakan hal itu menimbulkan kecurigaan terkait keaslian dokumen, terutama tanda tangan.

“Indikasi pemalsuan tanda tangan muncul di bagian yang tertutup. Bonatua mengatakan, risiko pemalsuan meningkat jika pihak-pihak tidak mengawasi dokumen tersebut.

Ia menekankan, KPU harus mengawasi Salinan Ijazah yang digunakan dalam Pemilihan Umum agar tetap valid dan tidak disalahgunakan. (*)

By