• Kam. Jun 18th, 2026

Pulihkan Sinyal, Komisi I DPR Desak Pemerintah Atasi Gangguan Telekomunikasi di Sumatera

Wakil Ketua Komisi I DPR Dave Laksono menegaskan bahwa pihaknya memberi perhatian penuh dan mendorong langkah cepat pemerintah untuk pulihkan sinyal di wilayah terdampak.(doc)

JAKARTA – Komisi I DPR menyoroti hilangnya akses telekomunikasi di sejumlah daerah terdampak banjir dan longsor di Sumatera. Wakil Ketua Komisi I DPR Dave Laksono menegaskan bahwa pihaknya memberi perhatian penuh dan mendorong langkah cepat pemerintah untuk pulihkan sinyal di wilayah terdampak.

Dave menyampaikan keprihatinan atas bencana yang melanda Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara. Ia menilai terputusnya akses komunikasi membuat banyak warga sulit terhubung dan menghambat proses penanganan bencana.

“Dampak bencana ini bukan hanya kerugian fisik dan sosial, tetapi juga mengakibatkan terputusnya akses telekomunikasi di beberapa daerah sehingga masyarakat masih terisolir. Kondisi ini menjadi perhatian serius bagi kami,” ujar Dave, Sabtu (29/11/2025).

DPR Minta Pemerintah Kerja Cepat dan Terukur

Dave menegaskan bahwa Komisi I DPR memiliki fungsi pengawasan terhadap Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi). Ia meminta pemerintah melakukan kerja terkoordinasi lintas sektor agar pulihkan sinyal layanan berjalan cepat dan efektif.

“Gangguan sinyal di daerah terdampak bencana harus segera diatasi dengan langkah cepat dan terukur. Telekomunikasi adalah infrastruktur vital untuk keselamatan warga dan distribusi bantuan,” tegasnya.

Ia juga mendorong Komdigi dan operator telekomunikasi untuk menyiapkan BTS darurat, mobile base station, serta memperkuat jaringan satelit di wilayah sulit dijangkau. Ia menegaskan bahwa pemulihan jaringan perlu berjalan menyeluruh agar masyarakat tidak lagi terisolasi.

Dave memastikan Komisi I DPR akan mengawal proses tersebut dan memberi dukungan penuh agar jaringan kembali berfungsi normal.

“Kami mendukung pemerintah untuk memperbaiki jaringan di Aceh, Sumut, dan Sumbar. Kami ingin pemulihan berlangsung cepat dan dirasakan masyarakat,” ujarnya.

Sebelumnya, Komdigi melaporkan sejumlah titik di Sumatera Barat, Aceh, dan Sumatera Utara mengalami hilang sinyal akibat banjir dan longsor. Pusat Monitoring Telekomunikasi (PMT) telah berkoordinasi dengan Telkomsel, Indosat Ooredoo Hutchison, dan XL Smart untuk memetakan kondisi jaringan.

PMT melanjutkan pemantauan infrastruktur guna mendukung percepatan langkah pulihkan sinyal di wilayah terdampak. (*)

By