CILACAP – Tangan siswa ini terborgol, justru saat dia tengah cosplay dan berperan sebagai sosok “bad guy” dan memaksanya minta tolong ke Damkar Cilacap. Ini terjadi karena dia tidak punya kunci borgol. Demikian juga dengan teman yang meminjamkan borgol kepadanya.
Semua berawal saat korban bernama Muhammad Nur Fadillah, menjalani sesi foto untuk album kenangan sekolah, Minggu (2/2/2025). Dia datang bersama seluruh teman satu kelas dan membawa properti pendukung.
Muhammad Nur Fadillah, mendapat jatah berperan sebagai sosok bad guy atau mafia. Untuk memperkuat kesan ini, maka tangan siswa ini harus dalam keadaan terborgol.
Namun sayang, usai sesi foto tangan siswa ini tetap terborgol karena tidak ada satupun yang pegang kuncinya. Kunci ini berada di tangan pemilik borgolnya. Korban mendapatkan borgol ini dari salah satu temannya.
Mengetahui kunci borgol tidak ada, semua siswa dan juga fotographer menjadi panik. Mereka sama sekali tidak bisa berfikir jernih. Termasuk korban yang tanggannya terus dalam keadaan terborgol.
Akhirnya, korban menghubungi keluarga di rumah untuk meminta bantuan. Ibunya, yakni Ely Iriyanti datang dan semua temannya membawa korban ke kantor Pemadam Kebakaran Cilacap. Di sana, keluarga korban minta tolong petugas Damkar agar bisa membebaskan tangan anaknya bisa terborgol.
Mendapati ini, petugas Damkar Cilacap berupaya membuka paksa borgol tersebut.
Kasi Pemadaman dan Penyelamatan Satpol PP Cilacap, Supriyadi mengatakan, korban datang dengan tangan terborgol dan minta tolong ke petugas Damkar.
Dia memastikan, petugas bisa membuka borgol setelah berusaha selama 10 menit. Korban tidak mengalami luka usai proses tersebut.
“Tidak ada luka,” kata Supriyadi. (*)
