Cuaca Tidak Menentu, Rumah Warga Roboh Kena Angin

  • Bagikan
Seorang warga melihat rumah milik Haelani (36), warga Desa Sidamukti Kecamatan Patimuan, Cilacap. Rumah ini rata dengan tanah setelah diterjang angin kencang, Rabu (11/8/2021). (doc)

CILACAP – Cuaca tidak menentu sepanjang Agustus 2021, sudah dirasakan warga Kabupaten Cilacap. Tidak hanya itu, cuaca seperti ini sudah mereka rasakan sejak awal Juli dan sempat mengakibatkan banjir di Kecamatan Jeruklegi dan Kawunganten. Tepatnya pada 27 Juli 2021. Banjir ini sempat memutus ruas Cilacap-Banyumas sejak pagi hingga menjelang siang.

Cuaca tidak menentu ini kembali terjadi dan dirasakan warga dalam bentuk angin kencang. Akibatnya muncul bangunan dan tempat tinggal. Tepatnya pada Rabu (11/8/2021) di Kecamatan Patimuan. Rumah milik Haelani (36), warga Dusun Langenkepuh RT 02 RW 02 Desa Sidamukti, Kecamatan Patimuan, roboh terkena angin kencang.

Dari keterangan saksi, Saban (60) menyebutkan, peristiwa ini terjadi sekitar pukul 14.30. Saat itu dirinya baru saja pulang dari sawah dan merasakan angin bertiup sangat kencang, dari barat menuju timur.

“Saya melihat atap rumah terbang karena angin sangat kencang. Lalu ada suara keras,” ujarnya.

Saban bergegas mencari sumber suara dan mendapati rumah korban sudah rata dengan tanah. Kejadian ini sontak mengundang perhatian warga lainnya dan melaporkan kepada aparat terkait. Sementara Saban mencari Haelani dan memberitahukan kejadian tersebut.

Mendapati laporan ini, petugas gabungan bersama perangkat desa langsung mendatangi lokasi. Dari hasil penelusuran petugas, korban mengalami kerugian senilai kurang lebih Rp 30 juta. Ini dengan menghitung tingkat kerusakan pada rumah dan perabot yang ada didalamnya.

Danramil Patimuan, Kapten Tasino mengatakan rumah korban roboh dan rata dengan tanah. Rumah bilik ukuran 5 X 7 ini sudah tidak bisa dihuni.

“Hanya kerugian material. Tidak ada korban jiwa karena saat kejadian, pemilik rumah tengah bekerja di sawah,” kata Tasino. (*)

  • Bagikan