• Sab. Jun 20th, 2026

Dedi Mulyadi Klaim Dana Mengendap Pemprov Jabar Hanya Rp2,6 Triliun, Bantah Purbaya

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi klaim dana mengendap di kas Pemerintah Provinsi Jabar hanya Rp2,6 triliun.(doc)

JAKARTA – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi klaim dana mengendap di kas Pemerintah Provinsi Jabar hanya Rp2,6 triliun. Ia menegaskan data itu berbeda dengan pernyataan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa yang menyebut jumlahnya Rp4,17 triliun.

Dedi mengecek langsung data tersebut ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) pada Rabu (22/10/2025). “Data di Kemendagri sama dengan Pemprov Jabar. Per 17 Oktober, angkanya sekitar Rp2,6 triliun. Silakan cek di sistem,” ujar Dedi.

Ia menjelaskan dana itu terus bergerak karena digunakan untuk membayar gaji pegawai, kegiatan daerah, dan kontrak kerja yang masih berjalan. Dedi menolak anggapan bahwa Pemprov Jabar menyimpan uang dalam bentuk deposito.

“Tidak ada uang yang kami simpan atau endapkan. Kami akan tanya ke Bank Indonesia, kapan muncul angka Rp4,1 triliun itu. Di kas kami tidak ada,” tegasnya.

Dedi menuturkan, dana Rp2,6 triliun tetap digunakan secara aktif untuk kebutuhan daerah. Ia memastikan Pemprov Jabar mengelola keuangan secara terbuka dan efisien.

Sebelumnya, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan ada 15 pemerintah daerah yang menaruh dana kas di bank. Ia menilai Jawa Barat termasuk di dalamnya dengan nilai Rp4,17 triliun. “Kalau Pemprov Jabar ingin memeriksa, silakan periksa sendiri,” ujar Purbaya di Kementerian Keuangan, Selasa (21/10/2025). (*)

By