• Kam. Jun 18th, 2026

Driver Ojol Tewas Terlindas Rantis Brimob, LBH Gema Keadilan Tindakan Aparat Kepolisian

LBH Gema Keadilan mengecam keras tindakan aparat Kepolisian dalam menangani aksi unjuk rasa di sejumlah titik di Jakarta.(doc)

JAKARTA – LBH Gema Keadilan mengecam keras tindakan aparat Kepolisian dalam menangani aksi unjuk rasa di sejumlah titik di Jakarta. Kecaman itu muncul setelah driver ojek online (Ojol) Affan Kurniawan tewas karena rantis Barakuda Brimob Polri menabraknya. “LBH Gema Keadilan berduka dan mengecam oknum polisi yang melindas driver ojek online dengan mobil rantis Brimob Polri,” ujar Direktur LBH Gema Keadilan, Anton Hariyadi, Jumat (29/8/2025).

Anton menegaskan, Gema Keadilan menuntut agar pelaku bertanggung jawab penuh dan korban beserta keluarganya mendapatkan keadilan serta kompensasi yang layak.

LBH Gema Keadilan menyoroti insiden aksi unjuk rasa mahasiswa yang menolak tunjangan fasilitas anggota DPR di depan Gedung DPR/MPR. Aksi itu berujung ricuh. Aparat kepolisian bentrok dengan pengunjuk rasa di beberapa lokasi. LBH Gema Keadilan mencatat, rantis Brimob Polri menabrak driver ojol Affan Kurniawan di lokasi kejadian. Pihak rumah sakit mengevakuasi korban ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), namun dokter menyatakan ia meninggal dunia.

LBH Gema Keadilan mendesak Polri mengevaluasi standar operasional pengamanan aksi unjuk rasa agar lebih humanis. Menurut Anton, Polri perlu meninjau penggunaan kendaraan berat, rantis, atau ranpur untuk pengendalian massa, khususnya terkait keselamatan masyarakat.

Gema Keadilan menyoroti insiden

Gema Keadilan menyoroti insiden aksi unjuk rasa mahasiswa yang menolak tunjangan fasilitas anggota DPR di depan Gedung DPR/MPR. Aksi itu berujung ricuh. Aparat kepolisian bentrok dengan pengunjuk rasa di beberapa lokasi. LBH Gema Keadilan mencatat, rantis Brimob Polri menabrak driver ojol Affan Kurniawan di lokasi kejadian. Pihak rumah sakit mengevakuasi korban ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), namun dokter menyatakan ia meninggal dunia.

Menanggapi langkah Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo yang menemui keluarga almarhum di RSCM, menyampaikan belasungkawa, dan meminta maaf kepada masyarakat. Gema Keadilan menekankan pentingnya penegakan hukum yang adil terhadap pelaku.

Keadilan mencatat, Kadiv Propam Polri Irjen Pol Abdul Karim mengamankan tujuh oknum polisi dalam kasus tewasnya Affan Kurniawan. Gema Keadilan menegaskan akan mengawasi secara ketat proses pemeriksaan gabungan Propam Polri dan Brimob agar polisi yang terlibat diproses sesuai hukum. (*)

By