• Kam. Jun 18th, 2026

Karnaval Wanareja Penuh Tarian

Salah satu peserta menampilkan tarian tradisional dalam karnaval di Kecamatan Wanareja, Senin (21/8/2023). Mayoritas peserta menampilkan tarian sebagai daya tarik utama. (haryadi nuryadin/bercahayanews.com)

CILACAP – Pelaksanaan karnaval di Kecamatan Wanareja, penuh dengan ragam tarian dari para peserta, Senin (21/8/2023). Mereka mempertontonkan beragam tarian. Dari tari tradisional, tari kreasi baru hingga modern. Ini seolah menjadi ciri khas karnaval di sana dan menjadi andalah peserta untuk unjuk kebolehan di depan panggung kehormatan.

Karnaval di Kecamatan Wanareja, seperti halnya di tempat lain selalu ramai oleh peserta dan penonton. Tiap peserta menampilkan unggulan masing-masing. Namun dari tiap tampilan itu, ada beberapa peserta yang membawakan tarian di depan panggung kehormatan.

Seperti SMP 3 Wanareja. Sekolah menampilkan tari tradisional yang menceritakan kegembiraan petani. Atau peserta sekolah lain yang menampilkan kuda lumping kreasi baru. Salah satu perwakilan pemerintah desa bahkan membawakan tarian dengan baju adat Papua. Hanya saja, ada kreasi dalam tarian ini yang lebih mengedepankan tema ke-Bhinekaan. Di luar itu, beberapa peserta menampilkan tari kreasi baru dan modern dance.

Selain marak oleh tarian, peserta juga menampilkan potensi atau keunggulan masing-masing. Ini sesuai dengan kategori peserta. Seperti anak sekolah yang memperlihatkan kegiatan ekstrakurikuler. Atau peserta dari dinas yang menampilkan program kedinasan dalam bentuk tarian. Sementara desa memperlihatkan potensi alam, wisata dan pertanian serta ekonomi kreatif.

Nofyan, salah satu peserta kategori desa mengakui, karnaval Wanareja tahun ini lebih semarak dari sebelumnya. Karena mayoritas peserta ingin tampil maksimal. Hingga mereka all out dalam persiapan dan tampilan di hari H.

“Tahun ini lebih semarak,” katanya.

Supar, salah satu penonton juga mengungkapkan hal serupa. Menurutnya, karnaval di Kecamatan Wanareja selalu menarik perhatian warga. Apalagi sekarang dengan banyak yang memperlihatkan tarian.

“Tetap. Bagaimanapun juga, karnaval di Wanareja tetap ada daya tarik,” tegasnya. (*)

By

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *