• Sen. Jun 22nd, 2026

Longsor Bendung Sungai Ancam Banjir Bandang. Warga 6 Desa Was-was

Tanah longsor bendung Sungai Cilopadang mengancam banjir bandan dan bisa merusak 6 desa di Kecamatan Majenang, Cilacap. (doc/istimewa)

CILACAP – Tanah longsor terjadi sampai membendung Sungai Cilopadang di Desa Bener Kecamatan Majenang, Cilacap. Kejadian ini membuat warga 6 desa di sana was-was akan datangnya banjir bandang.

Ke 6 desa tersebuta adalah Padangjaya, Sindangsari, Padangsari dan Mulyasari. Demikian juga dengan Desa Mulyadadi dan Pahonjean.

Hujan ekstrem yang melandan Cilacap dalam sepekan terakhir, mengakibatkan tanah longsor dan menutup aliran Sungai Cilopadang, Selasa (11/11/2025). Lokasi longsor di Grumbul Cirangkong Desa Bener Kecamatan Majenang, Cilacap.

Peristiwa tanah longsor hingga bendung sungai, justru terjadi saat hujan mulai reda. Sekitar pukul 18.30, warga mendengar suara bergemuruh dari tanah yang bergerak longsor dan tutup aliran sungai.

Pasca kejadian, warga di hilir Sungai Cilopadang langsung siaga. Mereka khawatir terjadi banjir bandang.

“Ini kaya bom waktu. Kalau hujan deras lagi, tanah longsor akan bendung sungai. Lama-lama (material tanah) tidak kuat dan akan terjadi banjir bandang,” ujar Riyanto, warga Desa Bener, Rabu (12/112025). 

Kepala Desa Padangjaya, Agus Suyanto mengatakan, wilayahnya menjadi daerah pertama yang terdampak jika banjir bandang. Menyusul Desa Sindangsari dan lainnya.

“Yang terdampak pertama ya warga saya,” katanya.

Namun demikian dia berharap hal ini tidak sampai terjadi. Terlebih sudah ada rencana untuk membersihkan material longsor yang bendung Sungai Cilopadang.

“Semoga tidak hujan deras yang bisa memicu banjir bandang,” tegasnya. (*)

By