• Sen. Jun 22nd, 2026

Tanah Longsor Tutup Sungai, Puluhan Rumah Warga Rusak Parah

Tanah longsor di Desa Bener Kecamatan Majenang, Cilacap tutup Sungai Cilopadang. Longsor mengakibatkan 224 warga terpaksa mengungsi. (doc/mdmc cilacap)

CILACAP – Hujan ekstrem yang melandan Cilacap dalam sepekan terakhir, mengakibatkan tanah longsor hinggu tutup aliran Sungai Cilopadang, Selasa (11/11/2025). Lokasi longsor di Dusun Cirangkong Desa Bener Kecamatan Majenang, Cilacap.

Peristiwa tanah longsor hingga tutup aliran sungai, justru terjadi saat hujan mulai reda. Sekitar pukul 18.30, warga mendengar suara bergemuruh dari tanah yang bergerak longsor dan tutup aliran sungai.

“Ketinggian tanah yang menutup sungai sekitar 4 meter,” ujar Darsa, salah satu warga, Rabu (12/112025).

Pasca kejadian, perangkat desa bersama aparat gabungan memerika lokasi. Mereka mendapati 12 rumah retak. Bahkan ada 4 rumah yang rusak parah hingga tidak layak huni.

Perangkat desa lalu meminta warga Dusun Cirangkong untuk mengungsi. Mereka kini menempati balai desa.

Sampai Rabu siang, tercatat ada 224 warga yang harus menginap di kantor desa.

Kepala Desa Bener Kecamatan Majenang, Ruslan memastikan, pihaknya langsung membuka dapur umum. Hingga makan untuk pengungsi bisa tercukupi.

“Kita sudah siapkan dapur umum,” katanya.

Dia menyebutkan, tanah longsor hingga tutup sungai tersebut segera ada penangganan. Rencananya, BBWS Citanduy akan mengerahkan alat berat untuk membersihkan aliran sungai.

“Mungkin besok (Kamis) pagi alat berat datang,” katanya.

Selain di Dusun Cirangkong, bencana juga melanda di 2 dusun lainnya dan berupa pergerakan tanah. Tercatat ada 13 rumah rusak dan 8 diantaranya sudah tidak layak huni.

“Rumah rusak di Dusun 4 dan 7,” tegasnya. (*)

By