• Kam. Jun 18th, 2026

Pagar Laut di Bali Akhirnya Dibongkar

Proses pembongkaran pagar laut di Bali. Pagar laut ini sudah ada sejak 2018. (doc/tiktok)

DENPASAR – Keberadaan pagar laut di daerah Serangan, Bali, akhirnya dibongkar petugas gabungan. Pagar laut ini berada di kawasan ekonomi khusus.

Walhi Denpasar menyebut, pagar laut yang menggunakan pelampung tersebut sudah ada sejak 2018 lalu. Temuan ini mereka dapatkan usai melakukan pemeriksaan melalui citra satelit.

Keberadaan pelampung ini menutup teluk yang ada di sana. Kuat dugaan merupakan proyek privatisasi laut oleh PT Bali Turtle Development (BTID), seluas 468.289,08 meter persegi.

Keberadaan pagar laut di Bali ini, terus memantik perhatian publik dan pemerintah setempat. Hingga kemudian, ada pertemua dan klarifikasi dengan jajaran petinggi PT BTID.

Dalam pertemuan tersebut, PT BTID membeberkan alasan pemasangan pagar luat di perairan Bali. Yakni untuk melindungi mereka dari aksi penyelundupan BBM ilegal.

Lalu pernah ada kesepakatan antara nelayan dengan PT BTID pada 30 Januari 2025. Perusahaan tersebut harus membongkar pagar laut tersebut, paling lambat 30 hari setelah kesepakatan. Namun hingga awal Maret 2025, pagar laut yang terbuat dari pelampung itu masih tetap utuh.

Pemerintah Provinsi Bali akhirnya turun tangan langsung dengan membongkar pagar laut tersebut. Pembongkaran ini melibatkan Dinas Kelautan dan Perikanan dan Satpol PP Bali.

Anggota DPR RI dari Bali, Nyoman Arta menyebut pembongkaran pagar ini sebagai langkah berani dari semua pihak. Hal ini dia ungkapkan di akun tiktok pribadinya. Di unggahan ini, ada video detik-detik pembongkaran pagar laut oleh petugas Dinas Kelautan dan Perikanan serta Satpoll PP Bali.

“Pagar laut dengan plampung di Pulau Serangan di bongkar, nama pantai dan jalan pulau serangan juga sudah kembali,” ujar politisi asli Bali tersebut.

“Terimakasih untuk semua yg telah bersuara, Terimakasih ya Dinas KKP dan Satpol PP Provinsi Bali. Jangan rawat ketakutan, satukan doa dan hati untuk manusia Bali yg masih waras,” terangnya. (*)

By