• Kam. Jun 18th, 2026

Sidak Pasar, Kementan Pastikan Harga Ayam di Pasar Minggu Sesuai HAP

Menteri Pertanian Amran Sulaiman saat sidak ke Pasar Kebayoran. Dia berjanji akan menindak tegas siapapun yang menaikan harga dengan tidak wajar selama Ramadan. (doc/kementan)

JAKARTA – Kementerian Pertanian memastikan harga daging ayam di Pasar Minggu, Jakarta Selatan, masih berada dalam batas ketentuan pemerintah meski sempat muncul kabar lonjakan harga pada awal Ramadan. Kepastian itu usai Kementan bersama jajaran lakukan sidak ke pasar tradisional.

Direktur Hilirisasi Hasil Peternakan Kementerian Pertanian, Makmun, turun langsung berdialog dengan para pedagang. Langkah ini untuk mengklarifikasi laporan harga ayam yang kabarnya mencapai Rp60 ribu. Makmun bahkan sempat mengecek harga sekaligus menimbang berat ayam untuk memastikan harga riil per kilogram.

“Begitu ada laporan harga naik sampai Rp60 ribu, kami langsung turun untuk memastikan. Kami tidak ingin ada informasi yang simpang siur dan meresahkan masyarakat. Setelah dicek, ternyata harga tersebut per ekor, bukan per kilogram,” ujar Makmun di situs resmi Kementerian Pertanian.

Hasil sidak ke pasar oleh Kementan menunjukkan, harga ayam Rp60 ribu merupakan harga per ekor dengan berat sekitar 1,5 kilogram. Harga tersebut setara Rp40 ribu per kilogram dan masih sesuai dengan Harga Acuan Penjualan (HAP) di tingkat konsumen sebesar Rp40 ribu per kilogram.

Ia menjelaskan pada hari biasa harga ayam berkisar Rp50 ribu hingga Rp55 ribu per ekor dengan berat rata-rata 1,5 kilogram. Namun jika menggunakan ukuran kilogram, maka harga berada di kisaran Rp36 ribu hingga Rp37 ribu.

Makmun saat sidak bersama jajaran Kementan meminta, pedagang pasar tidak mengambil keuntungan berlebihan selama Ramadan. Dengan begitu, masyarakat tetap memperoleh harga wajar.

“Kami minta pedagang tidak mengambil margin berlebihan di bulan suci ini. Kalau ada perusahaan pemasok yang menjual ke pedagang dengan harga tinggi, silakan lapor ke Kementerian Pertanian atau Satgas Pangan agar segera ditindak,” ujarnya.

Tindakan Tegas Mentri Amran

Menteri Amran Sulaiman juga melakukan sidak di Pasar Kebayoran. Dia memastikan, pemerintah tidak akan membiarkan pihak tertentu memainkan harga selama Ramadan.

“Kepada seluruh saudaraku, sahabatku, pengusaha, tolong jangan main-main di bulan suci Ramadan,” ujarnya.

Ia menambahkan pemerintah langsung berkoordinasi dengan aparat penegak hukum setiap menerima laporan kenaikan harga yang tidak wajar. Koordinasi polisi dari Mabes Polri hingga Kapolres setempat.

“Kami langsung koordinasi. Kalau ada yang menaikkan harga pasti ditindak. Ini langsung turun dari Polri, ada dari Mabes. Kemudian Pak Kapolres kita turunkan langsung,” tegasnya. (*)

By