2 Dinas Dipastikan Diisi Plt

  • Bagikan
Petugas Satpol PP Cilacap dalam sebuah kesempatan. Saat ini jabatan Kasatpol PP dan Dinas Sosial masih lowong dan akan diisi oleh Plt. (doc)

CILACAP – Kekosongan masih terjadi di 2 dinas usai pergeseran yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Cilacap, Senin (2/8/2021) lalu. Posisi lowong ini berada di Dinas Sosial dan Satuan Polisi Pamong Praja (SatpolPP).

Jabatan Kepala Dinas Sosial kosong setelah ditinggalkan Taryo yang dipercaya menjadi orang pertama di Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Badan Kesbangpol). Sementara jabatan Kepala Satpol PP ditinggalkan oleh Yuliaman Sutrisno menuju Dinas Lingkungan Hidup (DLH).

Kepala BKPPD Kabupaten Cilacap, Warsono memastikan, posisi kosong ini akan segera diisi oleh Pelaksana Tugas (Plt). Namun dia belum menyebutkan nama-nama yang akan ditunjuk sebagai Plt di 2 dinas tersebut.

“Ya pasti Plt,” ujarnya.

Dia mengatakan, pengisian jabatan di 2 instansi ini nantinya akan dilakukan dengan sistim lelang jabatan atau bidding. Seluruh calon kepala dinas harus melalui 6 tahapan seleksi. Mulai dari seleksi administratif hingga bagian terakhir. Mereka juga harus siap menghadapi panitia seleksi yang akan melibatkan perguruan tinggi. Panitia ini sendiri akan dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) dan menjadi satu-satu wakil dari unsur pemerintah.

“Ada 6 tahapan seleksi dan harus diikuti,” kata dia.

Khusus untuk pejabat baru di DLH belum bisa dilantik karena tengah sakit. Dia baru akan dilantik jika kondisi kesehatannya sudah memungkinkan. Perlu diketahui, Bupati Cilacap sudah melantik dan menggeser 11 kepala dinas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Cilacap.

“Ada 1 yang belum dilantik yakni Mas Yuliaman (Sutrisno) karena sakit. Nanti jika yang bersangkutan sembuh akan dilantik,” kata dia.

Sekda Cilacap, Farid Ma’ruf Pengisian kekosongan ini nantinya akan dilakukan dengan sistim lelang terbuka atau bidding. Sejumlah pejabat yang berminat harus mengikuti tahapan seleksi.

“Nanti kita koordinasi dengan pemerintah pusat. Syaratnya apa saja nanti kita ikuti, normatif saja,” kata Sekda.

  • Bagikan