JAKARTA – Info awal tentang penetapan Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto sebagai tersangka, ternyata berasal dari aparat penegak hukum. Ini sesuai pernyataan pengamat militer, Connie Rahakundini di kanal youtube Akbar Faisal Uncensored.
Menurut Connie, informasi ini dia dapatkan dari aparat, yang dia sebut aparat merah putih. Saat itu, dirinya tengah berada di Jakarta untuk sebuah urusan dan diminta bertemu. Connie selama ini lebih banyak di Rusia karena menjadi dosen di St Pittersburg University.
“Gue tu ga ada waktu, dan dia juga aparat. Tapi aparat merah putih,” katanya.
Dia melanjutkan, aparat ini meminta dia untuk menasehati Hasto agar berhenti dari bersuara keras terhadap Jokowi. Juga berhenti untuk agar tidak turun dan membantu Pilkada di Sumatera Utara serta Jawa Tengah. Di dua daerah ini, ada pertarungan calon gubernur dari PDIP melawan kandidat yang didukung Jokowi.
“Sahabat lu, tolong dibilangin agar berhenti bersuara keras. Utamanya berjuangnya di Sumatera Utara dan Jawa Tengah. Karena, file nya tu sudah siap bahwa beliau jadi tersangka itu sudah siap diumumkan,” terangnya lagi.
“Kalaupun diteruskan, ini (kandidat PDIP) udah pasti kalah,” kata dia menirukan saran aparat merah putih tersebut.
Dia meneruskan, Hasto sudah menjadi target dari KPK dan menjadi kelanjutan dari kasus Harun Masiku. Dalam kasus ini, sejumlah orang sudah terbawa. Termasuk eks Komisioner KPU, Wahyu Setiawan. KPK sudah memeriksa Wahyu Setiawan dan masih berstatus sebagai saksi.
Connie saat ini sudah menyimpan sejumlah file dan data terkait kasus besar nasional dan akan menyeret sejumlah pejabat pusat. Data ini dia simpan di Rusia dan berasal dari Hasto Kristiyanto.
Sementara itu, Hasto Kristiyanto memastikan, sudah siap dan pasang badan menghadapi kasus ini. Dia sudah siap untuk melawan kasus yang menyeret namanya, termasuk resiko terberat. Karena semua tuduhan tersebut, sangat tidak relevan meingat semua tindakan saat pilkada, dia lakukan sebagai sekretaris partai politik.
“Untuk merdeka saja, banyak yang siap dihukum gantung dengan mulut tersenyum. Kejadian 10 November, ribuan orang meninggal dengan mengalahkan sekutu pemenang perang dunia kedua. Masa, menghadapi ancaman saja takut. Saya bongkar,” katanya tegas.
KPK sudah menetapkan Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto sebagai tersangka atas kasus penyuapan terhadap KPU. Penetapan tersebut tertuang dalam Surat Perintah Penyidikan Nomor Sprin.Dik/ 152/DIK.00/01/12/2024 tanggal 23 Desember 2024. (*)






