Sport  

Pelatih Timnas U23 Lebih Fokus Laga Lawan China, Kenapa?

Gerald Vanenburg saat masih melatih di Eropa. Pelatih Timnas U23 ini sudah mempersiapkan tim secara maksimal. Namun dia lebih fokus pada tugas terdekat yakni mempersiapkan Timnas Senior melawan China dan Jepang. (doc/instagram)

JAKARTA – Pelatih Timnas U23, Gerald Vanenburg terus mempersiapkan timnya menjelang sejumlah turnamen major di Asia dan Asia Tenggara. Gerald Vanenburg sebagai pelatih Timnas U23, terus mempersiapkan tim tersebut agar bisa tampil maksimal.

Sejumlah persiapan yang sudah dia lakukan, antara lain memantau pemain lokal yang bermain di Liga 1. Dia kedapatan memantau laga Persija vs Persebaya Surabaya. Dia datang ke stadion bersama Indra Sjafri dan Sjoerd Woudenberg.

Bahkan, Vanenburg terbang ke Eropa untuk memantau pemain muda yang berkompetisi di Benua Biru. Salah satunya dengan memantau dan menemui Jens Raven.

Persiapan matang tersebut karena Timnas U23 akan menghadapi agenda penting. Sebut saja ASEAN U23 Cup dan Kualifikasi Piala Asia U3. Lalu ada SEA Games.

Ajang terakhir memang di luar agenda FIFA. Namun punya gengsi penting bagi negara Asia Tenggara. Karena pemenang sepak bola SEA Games, selalu menjadi tolak ukur perkembangan sepak bola di mereka.

Selain itu, Indonesia berstatus juara bertahan saat merebut emas SEA Games Myanmar dengan Indra Sjafri yang menjadi pelatih Timnas U23. . Di babak final dengan pemain mayoritas U23, Timnas Indonesia mengkandaskan Thailand. Sementara di semi final mengalahkan Vietnam dengan 10 pemain.

Bagi Pelatih U23, persiapan menghadapi seluruh ajang menjadi sangat penting. Namun begitu, Gerald Vanenburg akan terlebih dahulu fokus pada tugasnya sebagai asisten Timnas Senior.

Timnas senior akan menghadapi 2 laga penting di babak Kualifikasi Zona Asia ronde ke 3. Kedua laga tersebut adalah laga kandang menghadapi China pada 5 Juni 2025. Lalu terbang melawan Jepang pada 10 Juni 2025.

“Persiapan sudah berjalan maksimal agar tim saya siap menghadapi U23 Indonesia,” katanya di akun instagram.

“Tapi, pertama-tama, kami punya pekerjaan lain yang harus dilakukan, yaitu pertandingan bersama tim utama melawan Tiongkok dan Jepang,” tegasnya. (*)