JAKARTA – Nama Elkan Baggot kembali mencuri perhatian fans Timnas setelah lama absen dari laga internasional. Elkan baru-baru ini sudah berada di Bali, lokasi pilihan PSSI untuk menggelar TC menjelang laga melawan China dan Jepang di Juni 2025.
Elkan Baggot sempat menghilang saat Garuda Calling untuk babak play off Olimpiade melawan Guinea U-23 di 2024. Setelah itu, namanya menghilang dari line up tiap kali Timnas berlaga.
Baru menjelang laga melawan Australia pada 20 Maret 2025, pelatih Timnas Patrick Kluivert mencoba menghubungi pemain kelahiran Bangkok tersebut. Namun Elkan menolak panggilan dengan alasan akan fokus di klub yang tengah berjuang di kasta ketiga Liga Inggris.
Meski begitu, komunikasi dari Patrick Kluivert membuka kembali pintu Elkan Baggot untuk bermain di Timnas Indonesia. Kans baginya cukup besar, dengan melihat kondisi bek tengah Timnas saat ini.
Faktor pertama, adalah Jordy Amat yang sudah mulai menua dan Jay Idzes butuh pelapis sepadan. Di beberapa laga, Jordy lebih banyak menjadi penghangat bangku cadangan dan kalah bersaing dengan Risky Ridho, Sandy Walsh, Justin Hubner dan Kevin Diks.
Kedua, adalah kelemahan Mees Hilger yang sulit beradaptasi dengan cuaca tropis hingga tidak bisa bermain maksimal. Sementara Elkan Baggot, sudah terbukti mampu bermain 90 menit tanpa terganggu dengan kelembaban tinggi.
Pengamat sepak bola, Justininus Lhaksana menilai Elkan Baggot sangat layak mendapatkan kepercayaan kembali di Timnas Indonesia. Ini dengan melihat performa pemain kelahiran Bangkok tersebut di Blackpool. Selama ini, perannya sebagai centre back sangat vital di klub yang mentas di League One.
Dan laga melawan China dan Jepang pada lanjutan Kualifikasi Piala Dunia Zona Asia, butuh tipikel bek tengah yang kuat. Hingga sangat mungkin, nama Elkan Baggot akan masuk kembali ke Timnas sepanjang bisa bersaing dengan Jay Idzes, Risky Ridho, Justin Hubner, Kevin Diks dan Mees Hilgers. (*)






