Sport  

Prediksi Lineup Timnas Lawan China di GBK. Siapa Gantikan Ragnar dan Marcelino?

Pemain Timnas saat berlatih di GBK jelang laga lawan China. Pengamat membuat prediksi lineup Timnas saat lawan China. (doc/pssi)

JAKARTA – Pengamat sepak bola, Justinus Lhaksana membuat prediksi lineup saat Timnas lawan China di GBK. Laga ini akan menjadi penentu bagi Timnas agar bisa tetap berada di jalur menuju Piala Dunia.

Laga lawan China di GBK, Timnas harus berhadapan dengan absennya sejumlah pemain akibat akumulasi kartu kuning. Juga karena cedera atau faktor lain.

Sebut saja Maarten Paes dan Marselino Ferdinand yang harus absen karena akumulasi kartu kuning. Lalu ada Ragnar Oratmangoen yang masih cedera dan Elliano Reijnders yang harus menemani istri karena akan melahirkan.

Beberapa pihak lalu membuat prediksi lineup Timnas saat lawan China. Laga tersebut akan berlangsung di GBK, Kamis (5/6/2025).

Justinus Lhaksana membuat prediksi lineup Timnas untuk laga lawan China. Menurutnya, barisan belakang hampir pasti menjadi milik 3 pemain. Yakni Jay Idzes, Risky Ridho dan Justini Hubner. Sementara Mees Hilgers, harus bersiap untuk duduk di bangku cadangan.

Di lini tengah, 4 pemain sulit tergantikan yakni Thoma Haye, Joey Pelupessy, Calvin Verdonk dan Kevins Diks.

Lalu siapa yang akan mengisi posisi Ragnar dan Marselino dan menemani Ole Romeny?. Coach Justin meyakini, Patrick Kluivert akan memilih Stefano Lilipaly, James Dean dan Yakob Sayuri. Atau juga Egy Maulana Vikri.

Namun begitu, prediksi lineup Timnas saat lawan China bisa saja berubah total. Karena pemilihan pemain menjadi hak pelatih. Pelatih tentu akan menganalisa China dan melihat kebutuhan tim dengan segala resikonya.

“Nah, hal-hal kaya gitu hanya Patrick yang tahu,” katanya.

Perbedaan prediksi dengan lineup pilihan Patrick Kluivert, tentu baru akan terlihat jelang laga Timnas lawan China.

“Karena mereka (Timnas) banyak diksusi, pemain paling nyaman dengan sistim apa. Apa yang harus diperbaiki dari (laga) lawan Bahrain,” katan dia.

Coach Justin percaya, Timnas akan menerapkan pola 3 4 3 seperti laga terakhir. Ini karena Timnas belum pernah menggelar frindly match yang memberi kesempatan pelatih melakukan eksperimen.

“Harusnya mereka main 3 4 3,” tegasnya. (*)