religi  

Rayakan Maulid Nabi dengan Shalawat dan Edukasi Anak

Katib Syuriah PBNU, KH Muhammad Faiz (Gus Faiz), menyarankan umat Islam untuk merayakan Maulid Nabi Rabiul Awal dengan membaca shalawat sebanyak 6230 kali. (doc/nu online)

JAKARTA – Katib Syuriah PBNU, KH Muhammad Faiz (Gus Faiz), menyarankan umat Islam untuk merayakan Maulid Nabi Rabiul Awal dengan membaca shalawat sebanyak 6230 kali. Selain itu, ia mendorong umat Islam memperkenalkan Nabi Muhammad kepada generasi muda.

Gus Faiz menyampaikan ajakan itu saat mengisi pengajian rutin bulanan Kitab Al-Hikam. Acara berlangsung di Pondok Pesantren Daarur Rahman, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, pada Ahad (24/8/2025). Ia menjelaskan bahwa gurunya di Mesir mengajarkan amalan-amalan tersebut. Membaca shalawat sesuai jumlah ayat al-Quran membantu umat Islam merayakan Maulid Nabi dengan menggambarkan doa melalui simbol-simbol inderawi.

“Ini bukan cocokologi, tetapi justru cara mengaitkan sesuatu dengan bentuk fisik agar terasa di dalam hati. Dengan demikian, kita bisa merasakan makna secara lebih mendalam. Selain itu, metode ini membantu menanamkan nilai spiritual bagi para alumni, wali santri, serta masyarakat sekitar Pondok Pesantren Daarur Rahman,” jelas Gus Faiz.

“Orang-orang yang seperti ini menunjukkan kecintaannya terhadap Nabi Muhammad, dan itu tidak hanya melalui shalawat,” tambahnya.

Edukasi Anak sebagai Bagian dari Rayakan Maulid Nabi

Selain memperbanyak shalawat, Gus Faiz menekankan bahwa umat Islam dapat merayakan Maulid Nabi dengan memperkenalkan sejarah hidup Nabi Muhammad kepada anak-anak. Dengan demikian, anak-anak akan memahami teladan Rasul sejak dini melalui berbagai kegiatan.

Gus Faiz menekankan agar umat Islam tidak hanya memperbanyak shalawat. Ia mendorong umat Islam untuk merayakan Maulid Nabi dengan mengenalkan sejarah hidup Nabi Muhammad kepada anak-anak. Dengan cara ini, anak-anak akan belajar memahami teladan Rasul sejak dini melalui berbagai kegiatan.

“Penghormatan seperti itu sering mendatangkan keberkahan dalam hidup,” tutupnya.

Untuk diketahui, 1 Rabiul Awal 1447 H jatuh pada Senin, 25 Agustus 2025. Artinya, tanggal 12 Rabiul Awal yang populer sebagai tanggal lahir Nabi Muhammad bertepatan dengan 5 September 2025, momen yang tepat untuk umat Islam merayakan Maulid Nabi. (*)