religi  

Khutbah Jumat: Memahami 5 Tugas Kenabian Nabi Muhammad SAW

Umat Muslim memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW untuk memahami dan meneladani 5 tugas kenabian beliau.(doc/nu online)

JAKARTA – Umat Muslim memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW untuk memahami dan meneladani 5 tugas kenabian beliau. Dengan mencontoh semangat dakwah dan akhlak Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari, jamaah dapat menjaga iman, menebar kedamaian, dan menjadi cahaya kebaikan bagi sesama.

Khatib mengajak jamaah memperbanyak shalawat kepada Nabi Muhammad SAW. Di bulan Rabiul Awwal, bulan kelahiran Rasulullah, jamaah meneladani sosok mulia yang membawa cahaya bagi dunia. Allah dan malaikat-Nya bershalawat kepada Nabi, dan jamaah diperintahkan meneladani perintah tersebut (QS. Al-Ahzab:56).

Rasulullah menjelaskan bahwa Allah membalas sepuluh kali lipat setiap shalawat yang kita kirimkan kepada beliau (HR Muslim). Jamaah meneladani Nabi dengan memperbanyak shalawat dan mengikuti peringatan Maulid Nabi.

Pertama, Allah menciptakan Nabi Adam AS; kemudian, karena peran penting Nabi Muhammad SAW, Allah selanjutnya menciptakan keturunan Nabi Adam; setelah itu, Allah menyiapkan seluruh ciptaan agar manusia dapat meneladani akhlak dan menjalankan tugas kenabian Rasulullah; selain itu, Allah menunjukkan tujuan penciptaan ini agar manusia memahami hikmah dan menjalani kehidupan dengan penuh kesadaran; lebih lanjut, melalui proses ini, manusia diingatkan untuk selalu mengikuti petunjuk-Nya; oleh karena itu, setiap langkah penciptaan saling terkait dan mengandung pelajaran yang dapat diteladani. Dengan demikian, jelas bahwa kehadiran Nabi Muhammad SAW menjadi alasan utama Allah menciptakan Nabi Adam dan keturunannya.

Oleh karena itu, terlebih dahulu kita memahami secara bertahap bagaimana hikmah penciptaan ini berlangsung; kemudian, kita menyadari bahwa tujuan penciptaan ini jelas; selanjutnya, manusia pun dapat terus mengikuti petunjuk-Nya dengan penuh kesadaran; selain itu, kita semakin yakin bahwa setiap peristiwa dan ciptaan memiliki makna yang saling terkait; dengan demikian, kita mampu meneladani akhlak dan tugas kenabian Rasulullah secara konsisten.Kehadiran Rasulullah menuntun manusia dan menjadi pelita penerang dunia. Allah menjadikan beliau teladan kebaikan dan cahaya kehidupan.

Lima Tugas Utama Nabi Muhammad SAW

Al-Qur’an (QS. Al-Ahzab:45-46) menyatakan bahwa Allah mengutus Rasulullah untuk lima tugas utama: menjadi saksi (Syahidan), memberi kabar gembira (Mubasysyiran), memberi peringatan (Nadziran), menyeru manusia kepada agama Allah (Daiyan ilallah), dan menjadi cahaya penerang (Sirajan Muniran).

  1. Nabi Muhammad menyaksikan keesaan Allah dan menegaskan amal perbuatan manusia di hari kiamat (QS. Al-Baqarah:143).
  2. Beliau menyampaikan kabar gembira bagi orang mukmin yang taat, termasuk pahala yang berlimpah.
  3. Beliau memperingatkan orang kafir tentang siksaan Allah yang pedih.
  4. Nabi menyeru seluruh makhluk menyembah Allah.
  5. beliau menegakkan kebenaran dan menjadi cahaya penerang yang nyata bagi umat manusia.

Di akhir khutbah, khatib mengajak jamaah meneladani Rasulullah dengan menjalankan 5 tugas kenabian: menegakkan kebenaran, menyebarkan kedamaian, memberi kabar gembira, memperingatkan yang salah, dan menjadi cahaya bagi lingkungan sekitar. Dengan meneladani beliau, jamaah berharap meraih kebahagiaan dunia-akhirat dan mendapatkan syafaat beliau di hari akhir. (*)