JAKARTA – Pemerintah menerapkan diskon tarif tol sebesar 30 persen di 29 ruas strategis guna mengurai kepadatan lalu lintas sekaligus menjaga daya beli masyarakat selama arus mudik dan balik 2026. Kebijakan ini menjadi bagian dari stimulus ekonomi nasional yang lebih luas.
Data Badan Komunikasi Pemerintah menunjukkan pemerintah mengalokasikan anggaran Rp12,83 triliun untuk mendukung kebijakan tersebut. Program ini untuk mendistribusikan kendaraan secara lebih merata dan mencegah penumpukan pada puncak arus lalu lintas.
Pemberlakukan diskon tarif tol tersebut pada 15 dan 16 Maret 2026 untuk arus mudik. Lalu saat arus balik pada 26 dan 27 Maret 2026. Pemerintah juga menyesuaikan jadwal di sejumlah ruas tertentu sesuai karakteristik kepadatan wilayah.
Berikut ruas tol yang ada tarif diskon dari pemerintah.
- Tangerang–Merak: Berlaku pada 12–13 Maret dan 31 Maret–1 April.
- Kayuagung–Palembang : Tambahan durasi pada 14, 28, dan 29 Maret.
- Cimanggis–Cibitung : Berlaku khusus pada 21–22 Maret.
Dari seluruh 29 ruas tol yang mendapatkan diskon, merupakan jalur vital di Trans Jawa dan Trans Sumatera. Mulai dari Tol Tangerang–Merak, Jakarta–Cikampek, hingga Tol Sigli–Banda Aceh di ujung barat Indonesia.
Selain itu, pemerintah juga mempercepat perbaikan fisik jalan untuk menjamin keselamatan pemudik. Pemerintah memfokuskan perbaikan pada jalur Pantai Utara (Pantura) dan Tol Trans Jawa.
“Langkah ini untuk memastikan perjalanan lebih aman dan lancar saat mudik,” tulis pernyataan resmi Badan Komunikasi Pemerintah.
Sebelumnya, Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo menyebutkan, kendaraan pribadi cenderung memilih ruas tol. Sementara motor akan masuk jalan nasional. Hingga perbaikan jalan nasional di harus sudah selesai yang akan memperlancar arus pemudik yang menggunakan motor.
“Sekitar 70 persen pemilik kendaraan roda empat akan memilih jalan tol,” katanya. (*)






