News  

Aksi Damai Ighopala Tuntut Keadilan Ekologi

Mahasiswa pecinta alam Ighopala cilacap menggelar aksi damai. Mereka menuntut pemerintah lebih adil dalam membuat kebijakan yang pro keadilan ekologi. (narisakti/bercahayanews.com)

CILACAP – Mahasiswa pecinta alam yang tergabung dalam Ighopala mengelar aksi damai dan mendesak pemerintah untuk lebih adil dalam kebijakan lingkungan dan memenuhi keadilan ekologi. Tuntutan Ighopala ini sebagai refleksi atas kondisi lingkungan yang buruk terutama di pesisir Kabupaten Cilacap. Ighopala menyampaikan tuntutan tersebut dalam aksi damai di komplek alun-alun Cilacap, Rabu (12/1/2022).

Dalam aksi damai tersebut, peserta juga membagikan 1000 bibit pohon kepada warga yang melintas di sekitar lokasi. Tujuannya untuk mengingatkan kembali warga akan pentingnya pohon sebagai salah satu faktor pendukung keseimbangan ekologi.

Koordinator aksi, Novi Kurniati mengatakan, aksi ini bertepatan dengan Hari 1 Juta Pohon yang jatuh pada 10 Januari. Dia menyampaikan, krisis iklim yang terjadi saat ini sangat erat hubungannya dengan populasi pohon yang terus berkurang.

“Kita lihat di Cilacap, yang panas semakin panas. Hujan tapi tidak mendung seperti dalam beberapa hari terakhir,” kata dia.

Dia menjelaskan, krisis ekologi sudah memakan korban terutama warga pesisir di Kabupaten Cilacap. Ada 3 lokasi yang dia sebutkan. Seperti abrasi di Winong yang membuat rumah warga lenyap, hilangnya sawah dan tambak di daerah Penggalang.

Hingga dia menuntut agar Pemerintah Kabupaten Cilacap bisa lebih serius menanggani masalah krisis iklim tersebut. Karena Ighopala melihat pemerintah belum serius menanggani masalah ini. Seperti kebijakan yang lahir belum berpihak pada keadilan ekologi.

“Kebijakan harus berkeadilan ekologi. Sampai hari ini mahasiswa melihat belum ada kebijakan yang berkeadilan ekologis,” katanya.

Aksi tersebut berjalan lancar dan tetap mendapatkan pengawalan petugas Polres Cilacap. Beberapa mahasiswa secara bergantian memberikan orasi masing-masing. Aksi diakhiri dengan pembacaan Deklarasi Darurat Iklim yang berisi 3 point penting. (*)