News  

Bak Hantu, Kades Kohod Tiba-tiba Muncul Kembali Usai Menghilang

ilustrasi

BANTEN – Kades Kohod, Arsin tiba-tiba saja muncul kembali usai lama menghilang entah kemana. Dia muncul di kediamannya sambil meminta maaf kepada semua pihak akibat geger pagar laut Tangerang.

Kades Kohod, Arsin bin Sanip, tiba-tiba saja menghilang setelah jadi pusat perhatian publik kala bertemua dengan Menteri ATR BPN, Nusron Wahid.

Kedatangan Nusron ke Desa Kohod, untuk melihat kondisi perairan di sana yang sudah ada sertifikat Hak Guna Bangunan ataupun Sertifikat Hak Milik. Sekaligus menjadi langkah terakhir sebelum pembatalan sertifikat tersebut.

Pengacara Kades Kohod, Yunihar membantah tuduhan kalau selama ini hilang dan sekarang muncul kembali. Termasuk ada isu yang menyebutkan Arsin pergi ke luar negeri.

“Faktanya klien kami selalu berada dan tinggal di Desa Kohod sebagai tempat tinggalnya selama ini,” katanya.

Dia membenarkan jika Arsin selama ini memang jarang terlihat di rumah ataupun di Kantor Desa Kohod. Hal ini harus Arsin lakukan agar menjaga suasana desa tersebut tetap tenang karena warga sudah terpecah belah.

“Ada faksi pendukung dan faksi menolak,” katanya.

Dia juga membantah kalau Arsin terlibat aktif dalam pemagaran dan penerbitan sertifikat laut Tangerang. Karena penerbitan sertifikat ini, atas prakarsa pihak ketiga yang dia sebut berinisial SP dan C.

Kedua orang ini, datang dan menemui Arsin pada pertengahan 2022 dan menawarkan bantuan untuk mengurus sertifikat lahan warga.

“Itu semua dilakukan pihak ketiga,” katanya.

Saat muncul kembali, Kades Kohod ini memberikan pengakuan dan menuduh pihak lain sudah membuatnya menjadi korban. Karena ulah pihak ke tiga ini, dia sekarang harus berurusan dengan banyak pihak dalam penerbitan sertifikat laut Tangerang.

“Saya sampaikan bahwa saya juga adalah korban dari perbuatan yang dilakukan oleh pihak lain,” tegasnya (*)