News  

Banjir di Semarang, 15 Perjalanan Kereta Terganggu

ilustrasi

CILACAP – Dampak banjir di Semarang, rute perjalanan Kereta Api terganggu dan harus berputar melalui jalur selatan Jawa. Ini terjadi setelah sejumlah titik di Daerah Operasi (Daop) 4 Semarang, tergenang akibat banjir.

Banjir di Semarang terjadi akibat hujan deras sejak Senin (11/3/2024) hingga Rabu (13/3/2024). Puncaknya pada Rabu malam, air hujan turun sangat deras dan menimbulkan banjir besar.

Banjir atau genangan air terjadi di 3 titik di wilayah Daop 4 Semarang. Tepatnya petak Jalan Semarang Tawang Bank Jateng – Alastua dan petak Jalan Semarang Tawang Bank Jateng – Semarang Poncol. Lalu di petak Jalan Mangkang – Kaliwungu.

Hingga Kamis (14/3/2024) pukul 00.30 WIB ketinggian air di 3 titik tersebut mencapai 10 cm di atas kop rel. Kondisi ini tidak memungkinkan kereta untuk melaluinya karena sangat berbahaya. PT KAI menerapkan pola operasi perjalanan kereta api memutar dari jalur utara jawa via jalur selatan jawa.

“Beberapa kereta api yang seharusnya melintasi Semarang harus memutar melewati stasiun-stasiun di wilayah Daop 5 Purwokerto,” demikian bunyi siaran pers PT KAI.

KAI terus berupaya maksimal agar seluruh perjalanan kereta api bisa normal kembali. Dan KAI juga memberikan kompensasi bagi pelanggan yang tertunda perjalanannya.

“KAI memberikan kompensasi atas penundaan keberangkatan atau keterlambatan akibat banjir di yang terjadi di Semarang. Sebagai bentuk kompensasi adalah , KAI akan memberikan pengembalian bea tiket hingga 100% tidak termasuk biaya pesan, bagi pelanggan yang terdampak,” tulis siaran pers tersebut.

Berikut ini rangkaian Kereta Api yang harus memutar ke selatan.

1. KA 4 Argo Bromo Anggrek
2. KA 76A-77F Pandalungan
3. KA 57 Brawijaya
4. KA 3 Argo Bromo Anggrek
5. KA 215 Majapahit
6. KA 126 Harina
7. KA 130 Gumarang
8. KA 63 Sembrani
9. KA 219 Kertajaya
10. KA 131 Dharmawangsa
11. KA 216 Majapahit
12. KA 3 Argo Bromo Anggrek
13. KA 78F Pandalungan
14. KA 64 Sembrani
15. KA 108 Jayabaya

Penulis: narisaktiEditor: haryadi nuryadin