Cilacap Turun Ke Level 3

  • Bagikan
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Cilacap, Farid Ma'ruf memastikan Cilacap sudah turun ke level 3. (narisakti/bercahayanews.com)

CILACAP – Setelah dikabarkan sempat naik ke level 4, status Kabupaten Cilacap kini turun ke level 3. Kabar ini seiring adanya pengumuman perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang dikeluarkan pemerintah pusat pada Senin (30/8/2021) malam.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Cilacap, Farid Ma’ruf mengatakan, sesuai Instruksi Menteri Dalam Negeri (Imendagri), tidak ada perubahan mendasar.

“Kalau kita baca (Inmendagri) sama lah. Hanya kemarin kita level 4 sekarang level 3 lagi,” ujarnya Selasa (31/8/2021).

Dia mengatakan, sebelumnya memang sempat ada masalah yang membuat Kabupaten Cilacap naik ke level 4. Yakni masalah keterlambatan input data dari tentang perkembangan Covid19.

Keterlambatan ini, kata Sekda juga sempat dilontarkan oleh Gubernur Jawa Tengah. Dan mulai Senin (30/8/2021), input data langsung dibenahi hingga dipastikan tidak ada masalah lagi.

“Itu kan (data) dari puskesmas, rumah sakit. Mungkin karena tenaga administrasinya terlalu banyak (meng-input data) seperti tracing, swab hingga lalai. (Masalah) Ini kan se Jawa Tengah Tapi sudah diperbaiki. Hari ini mudah-mudahan selesai,” kata dia.

Sekda menambahkan, ada 2000 data yang masih tertunda diinput oleh petugas administrasi. Sementara total data yang harus dimasukan mencapai 27 ribu. Diharapkan Selasa ini sudah selesai semua.

“Mudah-mudahan hari ini selesai,” katanya.

Dia memastikan, saat ini kasus baru di Kabupaten Cilacap terus mengalami penurunan. Hingga hal ini berujung pada penerapatan status kedaruratan menjadi level 3. Demikian juga dengan sejumlah pelonggaran. Sebut saja kapasitas masjid dan tempat ibadah yang diperbolehkan hingga 50 persen.

“Sekarang masjid sudah kita buka, bisa untuk jumatan,” katanya. (*)

  • Bagikan