Ganjar Pranowo : Bantuan Warga Terdampak PPKM Darurat Harus Libatkan Kades

  • Bagikan
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meminta agar semua bantuan sosial warga terdampak PPKM Darurat harus melibatkan kades. (doc)

CILACAP – Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo menilai peran kepala desa (kades) tidak bisa ditinggalkan dalam semua program pemerintah pusat hingga kabupaten. Kades dinilai sangat paham kondisi dan permasalahan di desa masing-masing. Hingga Ganjar meminta agar bantuan dari pemerintah pusat untuk warga terdampak harus melibatkan kades.

“Saya sampaikan ke pusat, nanti kalau dari TNI, dari Polri mau kasih bantuan, kades ini yang harus diajak bicara. Pasti datanya presisi, kalau ada yang terdampak dia juga akan ngerti,” kata Ganjar usai melalukan Rembug Desa di Cilacap, Kamis (22/7/2021).

Dia bahkan mengaku sangat yakin akan peran, fungsi dan keberadaan kades di wilayah pedesaan. Ini berdasarkan test yang sempat dia berikan saat Rembug Desa dengan seluruh kades di Kabupaten Cilacap melalui teleconfrence.

Dalam kesempatan itu dia menguji 2 kades dengan memberikan pertanyaan tentang jumlah ibu hamil. Termasuk jumlah ibu hamil yang memiliki masalah. Pertanyaan ini bisa dengan mudah dijawab oleh kades tersebut dan datanya tepat.

“Ini cara saya ngecek kawan-kawan di desa mereka ngerti nga masalah di desa. Saya haqul yakin bahwa peran kades sangat penting sekali,” kata dia.

Ganjar lalu mengapresiasi peran kades di Kabupaten Cilacap yang dinilai sudah sangat responsif selama pandemi terjadi. Terbukti, lonjakan kasus di sana sudah mulai berkurang selama PPKM Darurat diterapkan. Demikian juga dengan peran kades dalam mengurus warga terpapar dan penyiapan logistik untuk mendukung isolasi mandiri.

“Saya optimis pada level grassroot karena kades lincah, responsif. Kades memang orang yang mengerti,” kata dia.

Selain itu, dia meminta agar ada kesiapan untuk bantuan dengan mendata PKL yang terdampak PPKM Darurat. Demikian juga dengan asongan atau pedagang keliling. Data ini nantinya untuk memastikan jumlah dan para penerima bantuan dari Kementerian Koperasi dan UMKM bisa disalurkan dengan tepat.

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah juga menyiapkan skenario serupa untuk memberikan bantuan bagi warga terdampak. Tujuannya untuk mendukung bantuan Kementerian Koperasi.

“Yang ini penting untuk kita ketahui agar bantuan dari kemenko umkm bisa masuk. Provinsi bisa masuk untuk isi slot yang kurang. Yang kurang saja, yang sudah ada ya sudah,” tegasnya. (*)

  • Bagikan