Agustus, Kuota Vaksin Jateng Bertambah. Cilacap Masuk Prioritas

  • Bagikan
Kuota vaksin untuk Jawa Tengah akan ditambah pada Agustus mendatang. Cilacap masuk prioritas untuk ditambah karena jumlah penduduk masuk 4 besar se-Jawa Tengah. (haryadi nuryadin/bercahayanews.com)

CILACAP – Kuota vaksin untuk Jawa Tengah akan ditambah pada Agustus mendatang. Penambahan ini dilakukan setelah Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo bertemu dengan Menteri Kesehatan RI. Pertemuan ini membahas kebutuhan vaksin di Jawa Tengah karena masuk wilayah dengan jumlah penduduk besar.

Ganjar mengakui, selama ini jumlah vaksin untuk seluruh kabupaten di Jawa Tengah memang terbatas. Salah satu penyebabnya adalah kuota yang diberikan memang terbatas karena banyak wilayah lain yang lebih membutuhkan.

“Kemarin saya sudah bicara dengan Pak Menteri Kesehatan, Agustus baru akan banyak dan Jawa Tengah ditambah,” kata Ganjar.

Dia melihat, dengan jumlah penduduk besar ini maka harus ada percepatan vaksinasi bagi warga Jawa Tengah. Karena ternyata selama ini Jawa Tengah harus mengalah dengan daerah lain yang tengah mengalami lonjakan kasus Covid19. Pengalihan ke daerah lain memang harus diterima semua pihak.

“Ya dalam kontek NKRI, kita harus ngalah,” ujarnya.

Namun saat ini, wilayah Jawa Tengah sudah tidak bisa mengalah lagi karena faktor penduduk besar itu. Hingga pemerintah provinsi sangat membutuhkan tambahan vaksin guna percepatan agar bisa segera dilakukan.

“Hari ini penduduk Jawa Tengah, maka harus dilakukan percepatan. Saya membayangkan 4 saja, Cilacap, Brebes, Kota Semarang, Kabupaten Grobogan. 4 ini saja penduduknya sudah gede-gede,” terangnya.

Dan dari 4 kabupaten dengan jumlah penduduk besar ini, Ganjar sudah memasukan Kabupaten Cilacap menjadi daerah prioritas penambahan vaksin. Tujuannya agar bisa dilakukan percepatan vaksinasi di wilayah tersebut.

“Tadi saya juga sudah bicara dengan Pak Bupati (Cilacap) dan Kadinkes, bahwa prioritas antara lain memang perlu ditambah, biar semuanya bisa cepet divaksin,” tegasnya. (*)

  • Bagikan