Sport  

Gol Iran U-20 ke Gawang Timnas Dapat Sorotan Khusus dari AFC

Esmaeil Gholizadeh melakukan selebrasi usai mencetak gol kedua Iran atas Indonesia. Gol kedua Iran U-20 ini dapat sorotan khusus dari AFC. (doc)

JAKARTA – Gol Iran ke gawang Timnas U-20 di laga perdana Piala Asia, menjadi sorotan AFC. Gol tersebut tidak hanya akrobatik, tapi juga sangat luar biasa. Gol ini tercipta di babak kedua oleh Esmaeil Gholizadeh, tepatnya pada menit ke 63.

Berawal dari serangan Iran melalui sayap kanan, bola berhasil disapu oleh Iqbal hingga keluar. Pemain Iran lalu melakukan lemparan ke dalam berlanjut dengan crossing ke kotak pinalti. Tidak ada satupun pemain bek Indonesia yang berhasil mengahalau bola.

Bola meluncur tepat ke arah Esmaeil Gholizadeh dan menyambutnya dengan tendangan sepeda atau bycicle kick. Tendangannya membuat bola melengkung ke arah tiang jauh dan membuat kiper Timnas U-20, Alghifari tak bisa menjangkaunya.

Gol Iran ke gawang Timnas U-20 ini, sontak mendapatkan sorotan dari AFC. Melalui akun instagram @afcasiancup, federasi sepak bola Asia ini memastikan gol tersebut memang luar biasa. Akun ini memposting video keberhasilan Esmaeil Gholizadeh dalam mengeskekusi umpan dengan cara akrobatik.

“Esmaeil Gholizadeh doesn’t score normal goals!,” tulis AFC di postingan tersebut.

Ini menandakan, gol kedua Iran U-20 ke gawang Timnas memang sangat spesial karena menggunakan tekhnik bycicle kick.

Video ini sudah ditonton oleh 211 ribu netizen dan ada 9.433 orang yang memberikan tanda suka.

Jalannya Laga

Langkah pertama Timnas U-20 di Piala Asia, berakhir dengan kekalahan telak 0-3 dari Iran. Gol Iran berkat sundulan oleh Nafari Nogourani (5), gol akrobatik Esmail Gholizadeh (63) dan Mobin Dehghan (70).

Bertanding di Stadion Shenzen Youth Football Training Base Centre, Timnas lebih banyak tertekan berkat pressing ketat lawan. Tiap kali pemain Indonesia membawa bola, selalu ada 2 pemain Iran yang mendekat.

Alhasil, gawang Indonesia sudah jebol berkat sundulan Nafari Nogourani memanfaatkan sepak pojok. Gol ini makin membuat pemain Indonesia tertekan.

Di babak kedua, Iran tetap menjaga pressing ketat dan pergerakan pemain yang sangat dinamis. Pressing ini terjaga sepanjang babak kedua, dengan cara memasukan pemain pengganti. Hingga di babak kedua ini, Iran mencetak 2 gol dan mengakhiri perlawanan Timnas Indonesia. (*)