News  

Iseng, Netizen Temukan Perubahan Rumah Kades Kohod dengan Buka Google Maps

Rumah Kades Kohod pada 2013 dan masih sangat sederhana. Namun sekarang, rumah Kades Kohod sudah ada perubahan besar dan muat untuk banyak mobil mewah. (doc/tiktok @nurwahid.sobirin)

TANGERANG – Netizen tanah air mencoba mengulik perubahan rumah Kades Kohod Arsin melalui aplikasi google maps. Ternyata, rumah Kades Kohod ini banyak berubah besar sejak 2021 lalu.

Dari rumah yang hanya berlantai 1, hingga berubah seperti sekarang ini. Termasuk membeli rumah tetangga dan dia jadikan teras samping.

Netizen ini lalu mengunggah perubahan rumah Kades Kohod melalui akun tiktok @nurwahid.sobirin. Unggahan ini berupa video kompilasi foto dari google maps.

Video dimulai dengan kondisi rumah tersebut pada 2013. Saat itu, bangunan rumah masih tergolong sederhana, hanya berlanti 1 dengan garasi di samping kanan. Tetangga samping kanan rumahnya juga masih sederhana.

Loncat pada 2019, Arsin merombak garasi menjadi lantai 2. Sementara rumah tetangganya juga berbenah dan dicat warna kuning.

Dan pada 2021, tidak banyak perubahan di rumah Kades Kohod ini meski nampak ada mobil warna merah terparkir di depan rumah. Di 2022, Arsin merombak pintu garasi. Juga nampak ada tumpukan pasir di halaman sisi kanan rumah.

Pada 2023 lalu, rumah Kades Kohod sudah nampak perubahan besar. Bagian halaman sepenuhnya sudah tertutup kanopi dari bahan baja ringan. Rumah tetangga yang bercat kuning, juga sudah tidak ada.

Justru terlihat kuli bangunan yang tengah menyatukan rumah tetangga tersebut dengan garasi milik Arsin. Sangat mungkin, Arsin sudah membeli rumah tetangga itu.

Hingga pada Februari 2024, penyatuan 2 rumah ini sudah selesai sepenuhnya. Hingga Arsin bisa leluasa memarkir deretan mobil mewah di dalam rumah tersebut.

Di unggahan ini, Nurwahid mempertanyakan pendapatan Arsin selain dari gaji sebagai Kades Kohod.

“Perubahan Rumah Kepala Desa Kohod dari tahun ke tahun. Usaha apakah bapak kades ini? Aktif income nya darimana mau belajar,” tulisnya seraya menambahkan emoticon tertawa.

Kades Kohod, kini harus berhadapan dengan penyidik Bareskrim sekaligus Kejaksaan Agung. Penyidik menduga dia memalsukan dokumen hingga bisa terbit sertifikat laut.

Terbaru, penyidik Bareskrim Polri menggeledah rumah Arsin untuk mencari barang bukti. (*)