Kampanye di Cilacap, Ganjar Pranowo Siapkan Pola Pengamanan Laut

Calon Presiden dari PDIP, Ganjar Pranowo melakukan kampanye di Cilacap, Selasa (9/1/2024). Ganjar melihat masih butuh pengamanan laut untuk mencegah ilegal fishing. (doc)

CILACAP – Rangkaian kampanye Calon Presiden dari PDIP, Ganjar Pranowo menemui nelayan di Cilacap, Selasa (9/1/2024). Dalam pertemua ini, Ganjar Pranowo mengaku melihat harus ada pola pengamanan laut yang dan adanya peralatan memadai. Terutama bagi TNI AL, Kementerian Kelautan dan Perikanan dan lainnya. Termasuk pengadaan kapal cepat, radar dan sonar untuk mendeteksi keberadaan kapal nelayan asing.

Data di Direktorat Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) menyebutkan jumlah kapal asing yang tertangkap sampai triwulan ke 3 pada 2023. Jumlahnya mencapai 40 kapal ikan asing yang tertangkap. Masing-masing ada 26 kapal ikan asing yang sudah diperiksa dan 14 kapal ikan asing yang tertangkap.

Usai kampanye dan bertemu dengan nelayan Cilacap, Ganjar Pranowo mengatakan perairan Indonesia masih menjadi sasaran pelaku ilegal fishing. Faktornya karena potensi ikan di perairan Indoensia sangat besar. Hingga Indonesia harus punya kedaulatan laut dan sikap tegas pemerintah.

“Masih banyak sekali (illegal fishing) karena potensi kita besar banget. Maka, perlu adanya, satu, pengamanan,” ujar Ganjar.

Usai kampanye di Cilacap, Ganjar Pranowo kembali menegaskan kalau pengamanan laut harus melibatkan dan mengkoordinasikan banyak lembaga. Mulai dari TNI AL, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Kementerian Perhubungan hingga Kementerian Tenaga Kerja.

Ganjar menambahkan, lembaga ini harus punya peralatan memadai. Seperti dukungan satelit yang mampu meng-cover perairan Indonesia. Atau dengan drone.

“Ini yang perlu memberikan dukungan fasilitas agar kita bisa memantau itu dengan gampang. Butuh radar, butuh sonar, butuh kapal cepat,” paparnya.

Dia juga melihat kebijakan penenggalaman kapal asing yang tertangkap masih perlu diteruskan. Ini menjadi cara terakhir jika masih ada kapal asing yang membandel dan terus melakukan ilegal fishing.

“Kalau masih terus terjadi ilegal fishing ya tenggelamkan,” tegasnya. (*)