4 PILAR CEGAH PERPECAHAN, TETI ROHATININGSIH AJAK MASYARAKAT PERKUAT PERSATUAN

Anggota DPR RI Fraksi Golkar, Teti Rohatiningsih saat melakukan Sosialisasi 4 Pilar di Kecamatan Wanareja, Cilacap, Selasa (17/3/2026). Dia menyebut, perpecahan bangsa bisa dicegah dengan pengamalan Pancasila secara utuh. (doc/fraksi golkar)

CILACAP – Anggota DPR RI, Teti Rohatiningsih, menggelar sosialisasi bertema “4 Pilar untuk Cegah Perpecahan” di GOR Wanareja, Kabupaten Cilacap, Selasa (17/3/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.

Dalam kegiatan tersebut, Teti mengajak masyarakat untuk mengimplementasikan nilai-nilai 4 Pilar Kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari. Keempat pilar tersebut meliputi Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara, Undang-Undang Dasar 1945 sebagai konstitusi negara, Negara Kesatuan Republik Indonesia sebagai bentuk negara, serta Bhinneka Tunggal Ika sebagai semboyan pemersatu bangsa.

Teti menegaskan, pemahaman terhadap 4 Pilar Kebangsaan menjadi langkah penting untuk mencegah munculnya perpecahan di tengah masyarakat. Menurutnya, derasnya arus informasi dan berbagai pengaruh dari luar menuntut masyarakat untuk memiliki fondasi kebangsaan yang kuat.

“Masyarakat kita sekarang mudah sekali mencari informasi di berbagai media. Dan ini bisa mempengaruhi banyak hal, termasuk berpotensi menimbulkan perpecahan,” katanya.

“Kita sudah punya landasan atau pondasi yang benar, yakni dengan tetap menjaga persatuan,” katanya lagi.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga generasi muda dari berbagai ancaman yang dapat memicu konflik dan memecah belah bangsa. Karena itu, penerapan nilai-nilai kebangsaan harus dimulai dari lingkungan keluarga hingga masyarakat luas.

“Keluarga harus bisa menjadi tempat pembelajaran tentang perbedaan sebagai keberagaman. Bukan sebagai sumber perpecahan,” kata Teti.

Sekitar 150 warga Kecamatan Wanareja mengikuti kegiatan tersebut. Teti berharap sosialisasi 4 Pilar Cegah Perpecahan dapat memperkuat semangat persatuan serta menjaga keutuhan bangsa di tengah keberagaman masyarakat Indonesia. (*)