CILACAP – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan gebrakan. Kali ini, penyidik KPK melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Cilacap, Jumat (13/3/202) dan mengamankan Bupati. Selain itu, bersama hampir seluruh kepala dinas di Cilacap juga ikut terjaring OTT.
Informasi menyebutkan, petugas KPK melakukan OTT saat Bupati bersama sejumlah Kepala Dinas, tengah melakukan rapat. Lalu datang penyidik KPK dan segera membawa Bupati, Sekda bersama sejumlah kepala dinas ini ke Kantor Samsat Cilacap.
Petugas di Samsat Cilacap sempat kaget, ketika sejumlah kepala dinas masuk ke sana. KPK sendiri sudah menyiapkan 1 unit bus di Samsat Cilacap. Bus ini lalu membawa Bupati bersama seluruh pejabat Cilacap ke Jakarta.
Dari sejumlah foto atau video yang beredar, keberangkatan bus ini mendapatkan pengawalan dari polisi. Satu unit mobil patwal keluar pertama dari Samsat Cilacap. Menyusul kemudian 3 unit mobil tipe keluarga warna hitam. Terakhir adalah bus PO Riyan berwarna kuning.
Belum diketahui secara pasti kasus tindak pidana apa yang membuat KPK melakukan OTT terhadap Bupati Cilacap dan sejumlah pejabat. Demikian juga dengan nama para pejabat yang ikut terjaring OTT. Termasuk barang bukti yang diamankan penyidik KPK dari OTT Bupati Cilacap.
Bercahayanews.com mencoba menghubungi Kabag Humas Cilacap, Martono. Namun yang bersangkutan juga belum memberikan keterangan.
Berdasarkan aturan, penyidik KPK memiliki waktu 1X24 jam untuk memeriksa Bupati Cilacap bersama pejabat yang tertangkap. Pemeriksaan ini guna menentukan status hukum, baik sebagai tersangka atau hanya sebagai saksi. (*)






