Sport  

Lawan China, Timnas Pakai 2 Strikter

Laga Timnas lawan China di GBK, tidak melibatkan Ragnar Oratmangoen dan Marselino Ferdinand. Pengamat menilai Patrick Kluivert akan merubah pola dari 3 4 3 menjadi 4 4 2. (doc/pssi)

JAKARTA – Laga lawan China di lanjutan Kualifikasi Piala Dunia Zona Asia, pelatih Timnas sangat mungkin merubah pakem. Yakni mencoba memasang 2 striker di barisan penyerang. Ini dengan mempertimbangkan tidak adanya Ragnar Oratmangoen dan Marselino Ferdinand.

Sepanjang Juni, Timnas Indonesia akan menjalani 2 laga internasional melawan China dan Jepang. Dua laga ini menjadi yang terakhir dalam penyisihan grup C di ronde ke 3 Kualifikasi Piala Dunia Zona Asia.

Untuk laga timnas lawan China pada 5 Juni, akan berlangsung di GBK. Lalu seluruh tim akan terbang ke Jepang untuk menjalani laga terakhir pada 10 Juni 2025.

Pengamat sepak bola, Justinus Lhaksana menyebut, Patrick Kluivert bisa saja merubah pola dengan memasang 2 striker. Yakni menandemkan Ole Romeny dengan stok penyerang yang tengah menjalani TC di Bali.

“Bisa saja pelatih merubah pola dan pakai 4 4 2. Tidak mesti 3 4 3,” kata Justinus Lhaksana.

Menurutnya, Stefano Lilipally, Dean James dan Eliano Reijnders bisa menjadi pilihan di barisan penyerang saat laga Timnas lawan China. Mereka bisa bermain di belakang Ole Romeny saat pelatih menggunakan pola 3 4 3.

Jika menggunakan pola 4 4 2, maka Stefano Lilipally sangat mungkin menjadi cadangan. Demikian juga dengan Sayuri bersaudara, Egi Maulana Fikry dan Witan Sulaiman.

Di lini pertahanan, dia melihat trio Jay Idzez, Risky Ridho dan Justin Hubner tidak tergantikan. Chemistry ketiganya sudah terjalin sangat kuat hingga bisa saling menutup. Untuk posisi bek sayap, menjadi milik Calvin Verdonk dan Kevin Diks.

“Tengah itu Thom Haye dan Pelupessy. Ini tidak bisa diganggu gugat,” tegasnya.

PSSI memastikan, tiket laga timnas lawan China di GBK sudah terjual habis. Laga Timnas lawan China ini dihantui dengan sanksi dari FIFA berupa pengurangan kapasitas penonton mencapai 10 persen.

Kapasitas GBK adalah 78 ribu penonton. Jika dikurangi 10 persen, maka akan tersisa sekitar 62.200 tempat duduk untuk laga Timnas lawan China. (*)