News  

Ngeri, Jalan di Majenang Selalu Bergerak

Ruas jalan di Majenang selalu bergerak karena ada aliran sungai di bawah jalan. (haryadi nuryadin/bercahayanews.com)

CILACAP – Jalan penghubung sejumlah desa di Kecamatan Majenang menimbulkan kengerian tersendiri karena selalu bergerak. Pergerakan di sana terjadi karena berada di daerah rawan longsor karena sejumlah faktor. Titik jalan selalu bergerak tetapnya di Dusun Cirangkong Desa Bener Kecamatan Majenang.

Lokasi yang paling sering longsor ada di sebelah utara pertigaan Dusun Cirangkong. Di sisi timur ada dasar jurang dan aliran Sungai Cilopadang. Hingga dusun ini pernah mengalami longsor besar sekitar 10 tahun lalu.

Karena adanya sungai di bawah jalan dan dusun inilah, maka ruas di sana sering mengalami longsor. Selain itu, jalan tersebut melintasi tebing curam dan terjal. Sementara dasar jurang sangat dalam.

Dalam hitungan 5 tahun terakhir, jalan di sana selalu bergerak dan membuat badan jalan terjun bebas ke dasar jurang. Meskipun titik ini selalu mendapatkan perbaikan.

Terbaru adalah perbaikan pada akhir 2021 lalu. Namun karena lokasinya rawan bergerak, titik ini kembali amblas dan meninggalkan lubang besar.

“Jalan ini ada di lokasi rawan longsor,” ujar Kepala UPT Perawatan Jalan dan Jembatan Wilayah Majenang di Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Kabupaten Cilacap, Indra Krisdiyanto.

Menurutnya, tepat di bawah jalan ini ada aliran sungai. Pihaknya pada perbaikan tahun lalu sudah membuat desain agar air bisa mengalir. Namun karena hujan sangat deras, mengakibatkan kembali munculnya kerusakan pada lokasi tersebut.

“Kemarin pas hujan deras,” katanya. (*)