News  

Obat Nyamuk Bakar Rumah

Petugas memeriksa dokumen yang terbakar di rumah Daryanti (32), warga Kecamatan Gandrungmangu, Cilacap, Kamis (3/3/2022). Rumah ini terbakar karena obat nyamuk. (doc)

CILACAP – Kebakaran karena hal sepele berupa obat anti nyamuk mampu bakar rumah warga di Desa Gandrungmanis, Kecamatan Gandrungmangu, Cilacap, Kamis (3/3/2022) malam. Rumah milik Daryanti (32) ini nyaris tak tersisa jika tidak segera mendapatkan pertolongan dari warga terdekat.

Informasi menyebutkan, semula Daryanti tengah membantu acara yasinan di rumah orang tuanya yang letaknya berdampingan. Saat acara yasinan tengah berlangsung dan melibatkan belasan orang, korban tiba-tiba mendengar suara kayu patah. Suara ini cukup keras hingga korban menduga suara berasal dari petasan atau kembang api.

Karena suara ini tetap berlangsung, korban merasa curiga dan berupaya mencari sumber suara. Alangkah terkejutnya dia karena melihat ada kepulan asap dari dalam rumahnya.

Secara spontan dia berteriak minta tolong dan membuat seluruh peserta yasinan berhamburan keluar rumah. Seluruh orang ini lalu berupaya melakukan pemadaman dengan alat seadanya.

Beruntung, api dengan cepat bisa padam karena pertolongan warga. Api saat pertama kali diketahui juga belum terlalu besar dan baru sebagian membakar salah satu kamar.

Kepala UPT Damkar di Satpol PP Cilacap, Supriyadi mengatakan, warga butuh waktu sekitar 10 menit untuk bisa memadamkan api yang mulai berkobar tersebut.

“Api padam setelah upaya pemadaman berjalan sekitar 10 menit,” kata dia.

Supriyadi menambahkan, kuat dugaan api berasal dari obat anti nyamuk bakar. Ini berdasarkan keterangan korban dan beberapa saksi. Akibat kejadian ini, korban mengalami kerugian material Rp 7 juta. Tidak ada korban jiwa atas kejadian ini.

“Kuat dugaan, api dari obat nyamuk hingga bisa bakar rumah korban,” katanya.

Dia menghimbau agar warga selalu berhati-hati dengan sumber api. Seperti mematikan kompor, tungku atau obat nyamuk saat hendak keluar rumah. (*)