Sport  

Patrick Kluivert Tuntut Perbaikan Rumput GBK

Pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert saat bertemu Menpora, Dito Ariaotedjo. Patrick Kluivert meminta agar rumput GBK sudah siap saat laga lawan Bahrain. (doc/instagram @ditoariatedjo)

JAKARTA – Pelatih baru Timnas Indonesia, Patrick Kluivert tuntut perbaikan rumput GBK (Gelora Bung Karno). Ini setelah dia melihat langsung stadion yang akan dipakai sebagai markas, saat menjamu Bahrain pada Maret 2025.

Rumput GBK, menjadi sorotan pengamat dan pecinta sepak bola di tanah air. Rumput terlihat mengalami kerusakan di sana sini. Kerusakan ini terjadi setelah GBK dipakai untuk konser grup musik. Saat laga melawan Filipina di ajang kualifikasi Piala Dunia, nampak rumput sangat rusak. Hingga Thom Haye mengalami luka di bagian lutut saat melakukan selebrasi gaya knee slide.

Beberapa pengamat menilai, permainan Timnas Indonesia sangat terpengaruh dengan rumput yang jelek. Hingga aliran bola sangat tidak lancar. Selain itu, pemain keturunan mengalami kesulitan karena mereka terbiasa dengan rumput yang baik, saat bermain membela klub di Eropa.

Setelah itu, pengelola GBK melakukan pembenahan. Namun demikian, kondisinya belum bisa kembali seperti semula meski sudah ada pembenahan.

Melihat kondisi seperti ini, Patrick Kluivert memberikan khusus terkait kondisi rumput GBK. Hal ini dia sampaikan saat bertemu dengan Menpora, Dito Arietedjo di kantor Kemenpora.

“Kebetulan kan sekarang lagi ada perawatan, ya beliau pastinya fokus intinya bagaimana rumput GBK harus baik,” kata Menpora menjelaskan tentang permintaan Patrick Kluivert.

Dalam pertemuan tersebut, Kluivert memberikan penjelasan tentang rencananya sebagai pelatih kepala Timnas Indonesia. Salah satunya adalah rencana berkeliling Indonesia. Tujuannya untuk mencari bibit potensial.

“Beliau percaya, pemain hasil pembinaan lokal adalah jantung bagi timnas Indonesia,” ujar Menpora di akun instagram pribadinya, @ditoariotedjo. (*)