News  

Pertamina Jamin Pasokan BBM Aman Selama Ramadan dan Lebaran

ilustrasi

JAKARTA – Pertamina jamin pasokan BBM aman dan sangat mencukupi untuk memenuhi kebutuhan warga, selama bulan Ramadan sampai dengan lebaran.

Kebutuhan dan permintaan konsumen selama puasa dan lebaran, cenderung meningkat drastis. Termasuk permintaan BBM karena mobilitas masyarakat juga meningkat menjelang dan pasca lebaran.

Pertamina mencatat, penyaluran selama periode Lebaran 2024 naik dibandingkan rata-rata penyaluran normal. Seperti semua produk bbm yang naik sebesar 18,1 persen. Sementara solar, justru turun 26,6 persen.

Pada fase ramadan dan idul fitri 2024, Pertamina mencatat konsumsi produk BBM naik dibandingkan rata-rata harian. Seperti konsumsi Pertalite yang naik 16 persen. Lalu konsumsi Pertamax yang naik sampai 34 persen. Sementara pembelian Pertamax Turbo naik hingga 23,6 persen.

Hal ini tentu menjadi perhatian serius bagi Pertamina yang bertanggung jawab menyediakan bbm. Mulai dari stok di depo, pengiriman hingga pendistribusian sampai SPBU. Perkara ini kian rumit, saat publik geger dengan kasus mega korupsi di tubuh Pertamina.

Belum lagi dengan kemungkinan terjadi kecelakaan lalu lintas, yang akan menghambat pasokan BBM dari depo ke SPBU. Hingga Pertamina harus ada rencana agar pasokan bbm tetap aman selama ramadan dan lebaran.

Menanggapi hal ini, Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Simon Aloysius Mantiri jamin stok dan pasokan BBM aman selama fase ramadan dan lebaran.

“Kita juga sedang menjalani ibadah puasa di bulan Ramadan. Dan dalam waktu dekat, kita menyambut Idul Fitri. Kami bertanggungjawab untuk memastikan layanan ketersediaan energi tersedia dan tercukupi untuk dapat melayani masyarakat. Pada saat momen mudik ke kampung halaman maupun aktivitas lainnya,” katanya.

Dengan demikian, kegiatan masyarakat selama momen puasa dan lebaran tidak banyak mengalami gangguan.

“Untuk itu, kami terus berkomitmen untuk dapat menjalankan operasional dengan sebaik-baiknya agar supaya momen Idul Fitri dapat berlangsung dengan baik,” tegasnya. (*)