News  

Petani Cilacap Panen Singkong Raksasa

Tangkapan layar sebuah video Kasman tengah membaw singkong raksasa menggunakan gerobag. Singkong dari 1 pohon ini memiliki berat 116 kg. (doc)

CILACAP – Kasman, petani asal Desa Cilopadang Kecamatan Majenang, Cilacap baru saja panen singkong raksasa. Dia mengklaim berat singkong dari 1 pohon ini mencapai 116 KG. Pohon singkong ini dia panen setelah berumur 19 bulan.

Keberhasilan Kasman sempat membuat tetangga dan warga terkejut. Apalagi saat dia membawa seluruh singkong lengkap dengan batangnya itu menggunakan gerobag. Bahkan ada yang sempat merekam pakai hp hingga kemudian video ini tersebar luas melalui whatsapp.

“Singkong saya bawa dengan gerobag dan jadi tontonan orang,” katanya polos.

Kasman mengaku awalnya hanya coba-coba untuk menanam singkong tersebut. Ada 5 benih yang dia tanam di pekarangan rumah. Sementara benih merupakan hasil persilangan dengan model tempel antar kulit pohon singkong.

Dia menggunakan pohon singkong biasa di bagian bawah. Sementara atas adalah singkon karet yang terkenal bisa berumbi besar.

Untuk penyiapan lahan, dia mengandalkan pupuk kandang. Caranya dengan mengisi lubang tanam dengan pupuk kandang dan dibiarkan selama 1 bulan. Baru setelah itu, bibit singkong raksasa ini dia tanam.

“Pakai pupuk kandang. Hanya sekali saya pakai pupuk kimia. Itu juga sisa untuk tanaman lain,” katanya.

Namun demikian dia mengaku belum puas dengan keberhasilan dan panen singkong raksasa ini. Dia justru masih penasaran karena di tempat lain hasilnya lebih besar.

Karena itulah, dia berharap ada bantuan atau kerja sama untuk melakukan uji coba lebih lanjut. Termasuk kerja sama untuk mengadakan benih singkong raksasa agar bisa lebih cepat panen dan hasilnya lebih besar lagi.

Saat ini Kasman mengaku sudah memiliki sejumlah benih baru. Tujuannya agar bisa melakukan uji coba lagi dan mendapatkan hasil lebih baik.

“Sekarang benih sudah saya siapkan,” tegasnya. (*)