JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto sudah tiba di Yordania untuk memulai kunjungan bilateral selama beberapa hari. Dia mendarat di Bandar Udara Militer Marka, Amman, Selasa (24/02/2026) sekitar pukul 20.00 waktu setempat.
Saat memasuki wilayah udara Yordania, Pesawat Kepresidenan Republik Indonesia mendapat pengawalan kehormatan dari pesawat tempur F-16 milik Angkatan Udara Kerajaan Yordania Hasyimiah. Pemerintah Yordania memberikan pengawalan tersebut sebagai bentuk penghormatan kepada Kepala Negara dan bangsa Indonesia.
Situs resmi Sekretariat Negara menyebut, prosesi itu mencerminkan hubungan yang erat antara Indonesia dan Yordania.
“Setibanya di bandara, Prabowo langsung menerima sambutan dari Putra Mahkota Yordania, Al Hussein bin Abdullah II,” tulis situs setneg.
Sejumlah pejabat tinggi dari kedua negara turut menyambut kedatangan Presiden. Dari pihak Indonesia, hadir Duta Besar RI untuk Yordania Ade Padmo Sarwono dan Atase Pertahanan RI Kolonel Laut (P) Dafris D. Syahruddin. Jajaran pejabat Kerajaan Yordania Hasyimiah juga mengikuti prosesi penyambutan dengan pasukan jajar kehormatan yang berdiri rapi di area bandara.
Dari bandara, Prabowo langsung menuju hotel tempatnya bermalam di Amman. Pada Rabu (25/02/2026), ia dijadwalkan bertemu dengan Raja Yordania, Abdullah II.
Pemerintah Indonesia menargetkan kunjungan kerja ini memperkuat kemitraan strategis kedua negara, khususnya di bidang pendidikan, pertahanan, pertanian, serta isu-isu kawasan Timur Tengah. Tahun 2026 juga menandai 75 tahun hubungan diplomatik Indonesia dan Yordania.
Dalam penerbangan menuju Amman, Prabowo didampingi Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. (*)






